Pengertian Agama Secara Umum, Fungsi Ajaran, dan Asal-Usul Lengkap

Apaitupengertian.com – Pada artikel kali ini kami akan membahas lebih jauh seputar pengertian agama. Kami akan bahas definisi agama secara umum, dan gambaran singkat agama di Indonesia, pendapat ahli soal pengertian agama dan lain sebagainya. Langsung saja mari kita bahas pengertian agama.

Pengertian Agama

Agama adalah sebuah kepercayaan yang dianut seseorang. Selain itu agama juga bisa diartikan sebagai sebuah ajaran atau sistem yang mengatur tata cara peribadatan kepada Tuhan dan hubungan antar manusia. Dalam suatu agama setiap penganutnya diajarkan agar saling hidup rukun dengan sesama manusia.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, agama adalah suatu sistem yang mengatur tata keimanan serta peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta aturan atau tata kaidah yang memiliki hubungan dengan pergaulan manusia dengan manusia, manusia dengan Penciptanya serta manusia dengan lingkungannya.

Di Indonesia sendiri ada enam agama yang diakui dan dilindungi. Keenam agama yang telah diakui secara resmi di Indonesia adalah Islam, Katholik, Kristen, Budha, Hindu dan Konghucu. pemeluk dari keenam agama tersebut dilindungi oleh undang-undang untuk bebas elaksanakan ajaran dari kepercayaan mereka tersebut.

Seperti yang diketahui, Indonesia adalah negara yang berdasarkan Pancasila. Dimana dalam sila pertama Pancasila mengakui adanya Tuhan. Oleh karenanya negara melindungi setiap kepercayaan yang mengakui adanya Tuhan yang Maha Esa. Negara menjamin keamanan tiap agama untu kmenjalankan ibadah sesuai kepercayaan mereka masing-masing.

Pengertian Agama Menurut Para Ahli

Prof. Dr. M. Drikarya

Agama merupakan suatu keyakinan karena adanya kekuatan supranatural yang mengatur serta menciptakan alam dan seisinya.

Émile Durkheim

Definisi agama menurut Émile Durkheim adalah suatu sistem yang terdiri dari kepercayaan serta praktik yang memiliki keterhubungan dengan hal yang suci dan juga menyatukan semua penganutnya dalam suatu komunitas moral yang di sering disebut dengan umat.

H. Moenawar Chalil

Sementara H. Moenawar Chalil mengartikan agama sebagai perlibatan tingkah laku manusia dalam melakukan hubungan dengan kekuatan supranatural sebagai konsekuensi atas pengakuannya.

Jappy Pellokild

Agama merupakan percaya dengan adanya Tuhan yang maha esa serta mempercayai hukum-hukumnya.

Hendro Puspito

Pengertian agama adalah suatu sistem nilai yang mengatur hubungan antara manusia dengan alam semesta yang memiliki keterkaitan dengan keyakinan.

Luckmann

Menurut Luckmann agama adalah suatu kemampuan organisme yang dimiliki oleh manusia agar mampu untuk mengangkat alam biologisnya, dapat dilakukan melalui cara pembentukan alam-alam maknawi yang objektif, dan mempunyai daya ikat moral serta melingkupi.

Anthony F.C . Wallace

Anthony mengemukakan pendapat bahwa agama adalah suatu perangkat upacara yang diberikan rasionalisasi melalui adanya mitos dan juga menggerakkan sebuah kekuatan supranatural dengan maksud agar mampu tercapai perubahan kondisi pada alam dan manusia.

Parsons dan Bellah

agama adalah suatu tingkatan yang paling tinggi dan paling umum dari kebudayaan manusia.

Fungsi Ajaran Agama

Sebuah ajaran agama memegang peranan penting. Penyampaian ajaran agama yang tepat dan sesuai akan membuat seseorang hidup rukun dan saling menghormati dengan warna negara lain yang berbeda keyakinan. Dengan begitu fungsi agama adalah untuk menciptakan kerukunan dan kedamaian akan terwujud. Sehingga menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat.

Tidak hanya itu, agama juga berfungsi memberikan pengajaran oral kepada manusia. Sebuah ajaran pastinya menanamkan kepada umatnya untuk berbuat baik dengan sesama makhluk hidup dan jika tidak melakukannya maka akan mendapat hukuman dari Tuhan. Dengan adanya ajaran moral dari masing-masing agama, maka seseorang akan selalu berusaha untuk berbuat baik sepanjang hayatnya.

Pentingnya Menganut Agama

Seperti yang dijelaskan di atas, pengertian agama secara singkatnya adalah kepercayaan manusia kepada Sang Pencipta. Dengan begitu maka seseorang yang beragama pasti akan berusaha untuk berbuat baik. Sebab mereka tahu bahwa semua perilaku akan dipertanggngjawabkan di hadapan Tuhan. Maka dari itu seseorang diperintahkan untuk memeluk agama supaya berperilaku terpuji.

Asal-Usul Agama

Terbentuknya suatu Agama seperti Kristen, Yahudi, dan Islam mempunyai sejarah atau asal-usul yang sama, yaitu dari asal usul Bangsa Semit. Bangsa Semit berasal dari Jazirah Arab. Kata Arab yang pertama kali muncul pada abad ke-9 sebelum masehi. Bangsa Arab tidak semua terdiri oleh orang-orang Islam, tapi juga ada orang Kristen dan orang Yahudi. Beberapa buktinya adalah adanya perabadan Nabath yang didirikan oleh bangsa Arab beragama Kristen.

Ketiga agama di atas mempunyai latar belakang yang serupa dan bisa dibuktikan dari kitab agama Islam, kitab agama Kristen (Perjanjian Lama), ditulis dalam suatu rumpunan yang sama, yakni dari bahasa Semit. Salah satu isi perjanjian lama adalah kata “Tuhan” yang mempuyai arti sama dengan kata “Allah” yang dimaksud oleh kaum muslim.

Agama islam, Kristen dan Yahudi mempunyai gagasan dasar yang serupa, yaitu percaya kepada satu Tuhan (Monoteisme). Bangsa Semit memiliki pandangan yang linier terhadap sejarah, seperti garis lurus dimana garis tersebut merupakan lambang terciptanya dunia yang menjadi awal dari kehidupan dan kiamat sebagai akhir dari kehidupan.

Zaman sekarang kota Jerusalem menjadi kota yang penting bagi ketiga agama terebut. Hal ini juga menjadi bukti bahwa ketiga agama tersebut berasal dari asal yang sama. Di Jerusalem terdapat berbagai Sinagog (Yahudi), Masjid (Islam) dan juga Gereja (Kristen).

Leave a Comment