Pengertian Bahasa, Sejarah, Teori, Fungsi, dan Manfaat Dalam Kehidupan

Apaitupengertian.com – Untuk berkomunikasi sehari-hari manusia tentunya menggunakan bahasa. Dengan begitu maksud dari seseorang bisa tersampaikan kepada orang lain dengan tepat. Lantas apa itu bahasa? Bagaimana sejarah bahasa dan apa saja fungsi dari bahasa?

Untuk menjawab seluruh pertanyaan tersebut, berikut kami akan membahas lebih dalam seputar bahasa. Baik dari segi definisi, teori sejarah, hingga fungsinya.

Pengertian Bahasa

Bahasa adalah salah satu alat komunikasi yang dipakai umat manusia. Bahasa juga menjadi penghubung penting antar sesama manusia. Maka dari itu bahasa bisa dikatakan sebagai sesuatu yang penting sebagai syarat untuk berkomunikasi antar sesama.

Secara harfiah definisi bahasa adalah sarana yang dipakai oleh setiap makhluk hidup, khususnya manusia untuk berkomunikasi dan berinteraksi sosial dengan makhluk hidup lainnya. Misalnya kita mempunyai bahasa yang dipakai untuk berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar kita. Jenis bahasa yang baik tentu berkembang pada satu sistem. Dan di dalamnya terdapat aturan yang harus dipatuhi oleh setiap pemakainya. Melalui bahasa tentu pesan yang tersampaikan dan pesan yang diterima akan lebih mudah.

Bahasa juga bisa diartikan sebagai suatu sistem dengan lambang yang terorganisir dan disepakati dan disepakati secara umum. Bahasa juga menjadi hasil pembelajaran yang digunakan untuk menyajikan berbagai pengalaman di dalam suatu komunitas.

Bahasa sudah menjadi alat utama dalam penyaluran kepercayaan, norma, nilai, seni hingga religi yang terdapat di dalamnya. Bahasa juga menjadi alat bantu setiap manusia dalam berpikir secara logis.

Tidak hanya itu, bahasa juga erat kaitannya dengan budaya dan pola pikir di suatu masyarakat. Dengan begitu bahasa berhubungan dengan cara berpikir setiap orang yang diwujudkan lewat bahasa itu sendiri. Lewat bahasa tersebut terjadi pewarisan suatu budaya secara turun temurun. Seperti misalnya seorang penari akan mengajarkan muridnya bagaimana cara menari yang baik dan benar.

Contoh lainnya adalah para Kyai di sebuah pesantren yang mengajarkan anak-anak didiknya untuk mengaji dengan bahasa arab. Sementara pelajaran religius lainnya Kyai tersebut memakai bahasa Indonesia atau bahasa daerah setempat yang biasa dipakai. Hal tersebut menunjukkan dalam bahasa adanya pewarisan budaya bahasa, religi dan juga seni sekaligus.

Pengertian Bahasa Menurut KBBI

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bahasa berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri dalam bentuk percakapan yang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik.

Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli

Keraf

Dalam Smarapradhipa Keraf menyimpulkan 2 pengertian bahasa. Pertama, bahasa adalah alat komunikasi antara anggota pada masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan dengan alat ucap manusia. Sedangkan pengertian bahasa kedua adalah sistem komunikasi yang memakai media simbol-simbol vokal atau bunyi ujaran yang bersifat arbitrer.

Wibowo

Sementara Wibowo menerangkan bahwa bahasa adalah sistem simbol bunyi yang bermakna serta berartikulasi atau dihasilkan oleh media ucap yang mempunyai sifat arbitrer & konvensional, yang dipakai sebagai sarana alat berkomunikasi oleh suatu kelompok manusia untuk melahirkan sebuah perasaan dan pikiran.

Santoso

Definisi bahasa menurut Santoso adalah rangkaian suatu bunyi yang dihasilkan dari alat ucap manusia yang dilakukan secara sadar.

Bill Adams

Menurut Bill Adams, Bahasa merupakan sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-subjektif.

Wittgenstein

Sedangkan menurut Wittgenstein bahasa adalah bentuk pemikiran yang bisa dipahami, berhubungan dengan realitas dan mempunyai bentuk serta struktur yang logis.

Ferdinand De Saussure

Bahasa merupakan ciri pembeda yang paling menonjol, sebab dengan bahasa setiap kelompok sosial merasa dirinya sebagai kesatuan yang berbeda dari kelompok yang lain.

Plato

Menurut Plato, bahasa pada dasarnya merupakan pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan onomata (nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) yang merupakan cerminan dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut.

Bloch & Trager

Bahasa merupakan suatu sistem simbol yang bersifat manasuka dan dengan sistem itu suatu kelompok sosial bekerja sama.

Carrol

Carrol menyampaikan pendapat bahwa bahasa adalah sebuah sistem berstruktural mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang sifatnya manasuka, yang dipakai atau yang bisa digunakan dalam komunikasi antar individu oleh sekelompok manusia dan yang secara agak tuntas memberi nama kepada benda-benda, peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam lingkungan hidup manusia.

Harun Rasyid, Mansyur & Suratno (2009: 126)

Bahasa adalah struktur dan makna yang bebas dari penggunanya, sebagai tanda yang menyimpulkan suatu tujuan.

Sudaryono

Pengertian bahasa menurut Sudaryono adalah sarana komunikasi yang efektif meski tidak sempurna sehingga ketidaksempurnaan bahasa sebagai sarana komunikasi menjadi salah satu sumber terjadinya kesalahpahaman.

Mackey (1986:12)

Bahasa menurut Mackey adalah suatu bentuk dan bukan suatu keadaan (languange may be form and not matter) atau suatu sistem lambang bunyi yang arbitrer, atau juga suatu sistem dari sekian banyak sistem-sistem, suatu sistem dari suatu tatanan atau suatu tatanan dalam sistem-sistem.

Walija (1996:4)

Definisi bahasa ialah komunikasi yang paling lengkap dan efektif untuk menyampaikan ide, pesan, maksud, perasaan dan pendapat kepada orang lain.

D.P. Tambulan (1994:3)

Pengertian bahasa adalah untuk memahami pikiran dan perasaan, serta menyatakan pikiran dan perasaan.

Sejarah Bahasa

Tulisan Munul setelah adanya bahasa. Maka dari itu mengungkap asal-usul bahasa tidak semudah mengetahui sejarah tulisan. Banyak berbagai jenis teori yang mencoba menjelasakan awal mula terciptanya bahasa yang pernah diperdebatkan di kalangan ahli sejarahwan.

Sehingga bila disjelaskan mungkin akan berbeda menurut berbagai sumber yang bertentangan. Sehingga pada intinya tidak ada suatu kesepakatan umum soal kapan umur bahasa yang dipakai manusia secara pasti.

Meski begitu menurut data dari berbagai sumber yang dikumpulkan dapat disimpulkan bahwa jumlah bahasa di dunia sangat banyak. Diprediksi terdapat 6.000-7.000 bahasa saat ini. Akan tetapi perkiraan tepatnya bisa bergantung pada perubahan spontan yang mungkin terjadi antara dialek dan bahasa.

Bahasa alami adalah bicara atau sebuah bahasa isyarat. Yang pasti setiap bahasa dapat disandikan melalui media kedua dengan menggunakan stimulus audio, taktil atau visual. Misalnya bahasa menggunakan media kedua, yakni braille, tulisan grafis dan siulan. Hal ini dapat diartikan lantaran bhasa yang dipakai manusia sebagai sarana komunikasi yang bersifat independen pada modalitas.

Sebagai konsep dasar, bahasa bisa mengacu pada suatu kemampuan kognitif untuk bisa mempelajari dan memakai sistem komunikasi yang sangat kompleks atau untuk menjelaskan suatu kumpulan aturan yang membentuk sebuah sistem tersebut, atau sekumpulan pengucapan yang dapat dihasilkan melalui aturan-aturan tersebut. Keseluruhan bahasa bergantung pada suatu proses semiosis untuk menghubungkan antara isyarat dengan satu makna tertentu.

Teori Sejarah Bahasa

Asal-usul bahasa bisa dibagi berdsarkan asumsi dasarnya. Ada beberapa teori tentang terciptanya sejarah bahasa. Berikut penjelasan selengkapnya:

  • Teori Keberlanjutan, merupakan suatu teori yang dilandaskan pada gagasan yang mengatakan bahwa bahasa adlaah komunikasi yang sangat kompleks. Sehingga tidak dapat dikatkan timbul begitu saja dari ketiadaan yang bisa menghasilkan sarana komunikasi bentuk akhir seperti sekarang ini. Bahasa tentunya berkembang dari sistem pra-linguistik yang menjadi awal di antara leluhur terdahulu.
  • Sementara itu, teori ketidakberlanjutan didasarkan pada sebuah gagasan yang berlawanan yang mengatakan bahwa bahasa merupakan suatu sifat yang unik sehingga tidak dapat dibandingkan dengan apapun yang bisa ditemukan pada spesies selain manusia. Dan oleh sebab itu bahasa pasti akan muncul secara tiba-tiba sejalan dengan peradaban umat manusia.
  • Perbedaan lainnya yaitu antara suatu teori yang memandang bahwa bahasa sebagai bawaan lahir yang sudah tersandi secara genetis, dan mereka yang melihatnya merupakan suatu sistem secara umum yang bersifat kultural sehingga dapat dipelajari lewat interaksi sosial.

Fungsi Bahasa

Bahasa mempunyai fungsi bagi para penggunanya. Salah satu fungsi bahasa adalah sebagai alat komunikasi yang penting dalam masyarakat. Komunikasi dalam konteks ini sudah mencakup banyak hal. Baik proses, pesan atau amanat dari orang lain serta mempunyai saluranya sendiri. Maksud dan pesan komunikasi tersebut bisa berarti aktivitas komunikasi yang sifatnya dinais.

Kedua pemeran komunikasi dalam suatu percakapan aau peristiwa komunikasi tentu sangat penting. Oleh karenanya dibutuhkan kerjasama yang menunjukkan siapa yang menjadi lawan bicara, baik secara fisik maupun psikologis. Dengan deikian komunikasi menjadi lancar dan mudah dipahamim. Serta pesan yang disampaikan lewat bahasa juga bisa dimengerti.

Berikut adalah fungsi dari bahasa:

  1. Lambang atau suatu simbol dari hasil budaya di suatu daerah.
  2. Alat untuk berinteraksi dengan manusia lainnya dan juga alat komunikasi.
  3. Alat untuk menyalurkan arti kepercayaan, norma dan nilai-nilai yang ada di masyarakat.
  4. Alat untuk berpikir.
  5. Sebagai pedoman untuk melihat adanya kenyataan di suatu masyarakat.

Di samping itu bahasa juga dapat dijadikan alat pelestarian budaya. Dengan adanya bahasa suatu masyarakat bisa meneruskan dan menerima berbagai keterangan secara simbolis. Dengan begitu mereka bisa menjadi pewaris kebudayaan yang bermacammacam. Ketika seseorang menguasai suatu bahasa, maka ilmu pengetahuan dan teknologinya pun juga berkembang dengan baik.

Contoh Manfaat Bahasa Indonesia dalam Kehidupan

Bahasa yang dipakai dalam negara kita adalah bahasa Indonesia. Ada sejumlah manfaat dari digunakannya bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Bahasa Resmi Bangsa Indonesia

Seperti yang diketahui, bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu yang dijadikan bahasa resmi dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan sebagai bahasa resmi sesaat sesudah proklamasi kemerdekaan terjadi.

  • Pengantar dalam Dunia Pendidikan

Kegiatan belajar mengajar juga memanfaatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar. Bahkan bahasa Indonesia juga dijadikan sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah. Dengan begitu informasi atau pengetahuan yang disampaikan oleh pengajar bisa diterima dengan baik oleh pelajar. Begitu juga sebaliknya, apa yang diutarakan murid atau mahasiswa juga bisa ditangkap dengan baik oleh pengajar.

  • Bahasa Resmi untuk Kepentingan Negara

Alam perencanaan dan pelaksanaan setiap kegiatan pembangunan nasional wajib memakai bahasa resmi. Maka dari itu bahasa Indonesia menjadi bahasa penting bagi pemerintah dan segala hal yang ada di dalamnya.

  • Alat Pengembang Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Perkembangan kebudayaan nasional di Indonesia juga tidak terlepas dari pemakaian bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi. Hal inilah yang membedakan bahasa Indonesia dengan bahasa daerah. Sebab bahasa Indonesia mempunyai ciri dan identitasnya sendiri.

Sekian informasi yang bisa kami sampaikan seputar pengertian bahasa, sejarah bahasa, fungsi dan manfaatnya. Semoga informasi yang kami sampaikan bisa menjadi wawasan baru bagi Anda. Dan harapan kami artikel di atas bisa bermanfaat untuk Anda.

Leave a Comment