Pengertian Database Lengkap Dengan Fungsi dan Jenisnya

Apaitupengertian.com – Di zaman modern seperti sekarang ini teknologi merambah hingga ke hampir setiap elemen masyarakat. Mulai dari bidang pendidikan, sosial hingga hukum seakan sudah tak terpisahkan lagi dari teknologi. Salah satu buah teknologi yang melekat erat dalam kehidupan masyarakat luas adalah database.

Mungkin sebagian dari Anda sudah pernah mendengar istilah ini, atau mungkin juga ada yang asing. Database umumnya identik dengan dunia IT. Akan tetapi database sebenarnya juga sering dijumpai di perusahaan, sekolah, instansi pemerintahan dan lain sebagainya.

Database ada atau dibuat untuk berbagai keperluan, sesuai dengan lingkungannya. Database menyimpan informasi berdasarkan data yang didapat.

Untuk lebih jelasnya, pada artikel kali ini kita akan bahas lebih jauh seputar database. Baik pengertian database, hingga fungsi dan beragam hal lain yang berhubungan dengan database. Dengan begitu Anda akan mengetahui mengapa database dibutuhkan dalam berbagai bidang. Baik, langsung saja masuk ke pembahasan. Kita mulai dari definisi database.

Pengertian Database

Database pada dasarnya terdiri dari kumpulan data yang sudah didapatkan sebelumnya. Bila melihat dari segi bahasa, database berasal dari bahasa Inggris yang berarti basis data. Suatu data bisa dimaksudkan informasi yang diperoleh dan disimpan. Sedangkan basis adalah semacam perkumpulan atau tempat berkumpul.

Berdasarkan dua kata tersebut maka bisa disimpulkan bahwa database adalah kumpulan data atau informasi yang sudah diperoleh dan kemudian disimpan dalam media, umumnya adalah komputer.

Pengolahan database dalam media komputer ditujukan untuk mempermudah dan mengikuti perkembangan zaman yang semakin erat dengan sistem komputerisasi. Sedangkan pengelolaan sistem database dalam dunia IT biasa disebut dengan istilah DBMS (Database Management System). Selain itu suatu database biasanya terdiri dari kumpulan tabel-tabel yang menyimpan data serta informasi.

Akan tetapi pada dasarnya penerapan database tidak sebatas pada ruang lingkup IT saja, namun bisa lebih dari itu. Misalnya pada sekolah, database bisa dipakai untuk merekam data mahasiswa, murid, tenaga pengajar, sarana prasarana dan informasi lainnya. Sedangkan dalam lingkungan perusahaan bisa dimanfaatkan untuk menyimpan data-data perusahaan, seperti karyawan, masalah finansial dan lain sebagainya.

Fungsi Database

Seperti yang disinggung di atas, database merupakan kumpulan data dan informasi yang akan memudahkan pengguna untuk mencari data tersebut nantinya. Akan tetapi selain itu masih ada fungsi-fungsi lain dari database. Berikut adalah sederet fungsi dari database:

  1. Suatu data bisa dikelompokkan dengan tujuan mempermudah proses identifikasi data. Pengelompokan bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Misalnya membuat beberapa tabel atau dengan field yang berbeda-beda. Contohnya suatu DBMS pada perbankan bisa mencari informasi pengguna dengan cepat karena sudah dikelompokkan masing-masing.
  2. Menghindari data ganda yang tersimpan. Suatu software atau aplikasi DBMS bisa diatur supaya dapat mengenali duplikasi data yang terjadi ketika data dimasukkan. Hal ini dikarenakan sifat database yang bisa diakses oleh lebih dari satu pengguna. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menerapkan sistem kata kunci atau ‘Primary Key’.
  3. Mempermudah penggunaan hampir di semua sisi seperti memasukkan data baru, mengupdate atau bahkan menghapus data yang sudah tidak diperlukan lagi. Didukung dengan tampilan atau tata muka yang sudah disediakan menggunakan aplikasi tertentu.
  4. Menjadi solusi terbaik dari penggunaan kertas sebagai media penyimpanan yang kurang efektif dan banyak memakan ruang. Dengan adanya database maka file dapat disimpan secara digital.
  5. Suatu database juga dapat menjadi alternatif lain terkait masalah penyimpanan ruang dalam suatu aplikasi. Hal ini dikarenakan keterbatasan dari media penyimpanan oleh kebanyakan aplikasi komputer.

Jenis Database

Database umumnya terdiri dari data yang dipakai banyak pengguna. Masing-asing pengguna tersebut tentunya mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda. Atas dasar itu suatu sistem manajemen database bisa dikelompokkan menjadi beberapa jenis, dengan fungsi dan kegunaan masing-masing. Setidaknya ada empat jenis database, antara lain operational database, relational database, distributed database dan external database. Berikut penjelasan masing-masing jenis database tersebut:

Operational Database

Database jenis ini bisa menyimpan data dengan rinci supaya bisa dioperasikan dari seluruh organisasi. Database ini juga bisa disebut Subject Area Database (SADB), transaksi database atau produksi database. Contohnya adalah database yang digunakan oleh pelanggan, database akuntansi dan lain-lain.

Relational Database

Merupakan jenis database yang paling populer. Alasannya Relational Database memungkinkan pengguna untuk mengakses atau menari informasi dalam tabel yang berbeda-beda. Query yang dilakukan juga bisa melibatkan beberapa tabel karena fungsi relasi ini.

Distributed Database

Distributed Database adalah jenis database yang bisa mendistribusikan data-data secara tersebar namun saling berhubungan serta bisa diakses secara bersama-sama. Database ini biasanya dipakai dalam suatu lembaga atau perusahaan yang terdiri dari beberapa cabang, supaya bisa memudahkan pengguna mengakses data dari suatu tempat ke tempat lainnya.

External Database

Database ini dapat menyediakan akses ke bagian eksternal. Data yang disimpan nantinya akan digunakan untuk keperluan komersial. Akses ke dalam database ini akan lebih mudah lantaran diperuntukkan bagi publik. Di samping itu juga lebih efisien karena tidak perlu mencari informasi dari internet.

Selain jenis database di atas, sebenarnya masih banyak contoh database lain dengan fungsi yang berbeda-beda. Diantaranya End – User Database, Navigation Database, In Memory Database, Real Time Database, Document Oriented Database dan lain sebagainya. Akan tetapi dari berbagai jenis database yang ada, keempat jenis di atas yang paling sering digunakan.

Demikian pembahasan seputar database yang bisa kami sampaikan. Dengan materi di atas, kini kita sudah mengetahui apa itu database. Selain itu kita juga mengetahui apa saja fungsi database, berikut jenis-jenis database yang paling lazim digunakan. Semoga pembahasan di atas bisa memberi wawasan baru untuk Anda.

Leave a Comment