Pengertian Ekonomi: Prinsip, Motif, dan Kegiatan Ekonomi

Apaitupengertian.com – Ekonomi merupakan salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat banyak. Ekonomi sangat erat kaitannya dengan kebutuhan hidup kita sehari-hari. Baik kebutuhan akan makanan dan minuman, serta lain sebagainya.

Pada kesempatan ini kami akan membahas seputar pengertian ekonomi, berikut pendapat para ahli. Selain itu kami juga akan menjelaskan apa saja prinsip dalam ekonomi dan juga macam-macam kegiatan ekonomi. Langsung saja kita awali dari definisi ekonomi.

Pengertian Ekonomi

Ekonomi adalah segala upaya dan daya manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya untuk mencapai suatu tingkatan kemakmuran. Samuelson menjelaskan bahwa cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut bisa dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya tertentu. Oleh manusia sumber daya itu diolah menjadi suatu barang dan didistribusikan kepada masyarakat luas.

Ekonomi juga bisa diartikan sebagai cabang ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang aktivitas manusia yang muncul karena adanya keterbatasan untuk mencapai tujuan tertentu.  Ekonomi berasal dari bahasa Yunani kuno yakni ‘oikos’ dan ‘nomos’ yang berarti pengelolaan rumah tangga.

Ekonomi dibahas secara khusus dan mendalam dalam ilmu ekonomi yang mencakup beberapa bidang, seperti sosiologi, sejarah, antropologi dan geografi. Di dalam ilmu ekonomi juga terdapat ilmu terapan seperti perdagangan, distribusi, jual-beli dan lain-lain.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli

  • Abraham Maslow

Menurut Abraham Maslow yang merupakan psikolog humanis, teoritikus, pemikir, dan inspirato dalam teori-teori kepribadian yang telah menyelesaikan studinya di Cornell University, ekonomi adalah suatu bidang ilmu yang berfungsi untuk menyelesaikan masalah di kehidupan manusia dengan cara meningkatkan sumber-sumber ekonomi berdasarkan teori dan prinsip ekonomi secara efektif dan efisien.

  • Adam Smith

Sedangkan menurut tokoh filsuf politik dan ekonomi, Adam Smith mempunyai pandangan tersendiri. Adam Smith yang merupakan tokoh beralliran ekonomi klasik mengemukakan pendapatnya tentang ekonoi klasik dan pasar bebas di era modern sehingga membuka mata masayrakat tentang dunia perekonomian. Menurutnya ekonomi adalah suatu kegiatan berupa penyelidikan dan penelitian tentang kondisi, sebab dan asal-usul kekayaan suatu negara.

  • Hermawan Kartajaya

Menurut pakar bidang pemasaran, Hermawan Kartajaya, ekonomi erat kaitannya dengan industri. Ekonomi inilah yang menjadi tempat melekatnya sektor industri sehingga industri berkembang dan tersebar di dunia.

  • Paul Anthony Samuelkon

Paul Anthony Samuelkon adalah seorang ekonom bergelar doktor dari Universitas Harvard. Ia berhasil memperoleh nobel lantaran jasanya di bidang ekonomi atas teori yang telah disusunnya, yakni teori statis dan dinamis. Menurutnya ekonomi adalah suatu metode yang dipakai oleh seseorang maupun kelompok untuk memanfaatkan sumber supaya memperoleh berbagai komoditas dan produk sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat.

  • Aristoteles

Aristoteles juga mempunyai pandangan tersendiri mengenai ekonomi. Tokoh yang terkenal berkat jasanya di bidang filsafat, hukum, sains hingga ekonomi itu mengatakan bahwa ekonomi merupakan sebuah suatu bidang ilmu yang berfungsi untuk menyelesaikan masalah di kehidupan manusia dengan cara meningkatkan sumber-sumber ekonomi berdasarkan teori dan prinsip ekonomi secara efektif dan efisien.

  • Von Neumann dan Mogenstern

Kedua tokoh ini terkenal berkat jasanya di bidang ekonomi. Menurut mereka, ekonomi adalah cabang ilmu yang wajib diperlakukan atau digunakan secara ilmiah. Ekonomi sudah banyak dibahas dan diselidiki oleh para ahli, terutama mengenai solusi-solusi yang bisa diterapkan untuk mengatasi yang terjadi pada suatu masa yang berhubungan dengan ekonomi itu sendiri.

  • Khursid Ahmad

Khursid Ahmad adalah tokoh ekonom yang juga merupakan penulis dan aktivis Islam. Ia berjasa dalam pengembangan Yurisprudensi Ekonomi Islah sebagai sebuah disiplin di bidang akademis. Menurut Khursid Ahmad, ekonomi adalah sebuah usaha nyata yang memahami permasalahan di bidang perekonomian dan seluruh perilaku manusia dalam masalah tersebut berdasarkan pandangan Islam. Dengan cara tersebut masalah-masalah menjadi lebih tersistematis.

  • Laurence A. Manullang

Laurence A. Manullang mempunyai pendapat tersendiri mengenai pengertian ekonomi. Menurutnya ekonomi merupakan studi yang membahas segala aktivitas yang dilakukan masyarakat sebagai usaha untuk mencapai kemakmuran. Kemakmuran itulah yang merupakan tujuan dari kegiatan ekonomi dengan cara pemenuhan kebutuhan dalam bentuk jasa maupun barang.

  • Alfred Marshall

Menurut Alfred Marshall yang merupakan seorang ahli ekonomi berkebangsaan Inggris, ekonomi adalah suatu cabang keilmuan yang berfungsi untuk mempelajari segala kehidupan manusia sehari-hari yang berhubungan dengan bidang tersebut. Untuk diketahui, Alfred Marshall merupakan seorang profesor di bidang ekonomi politik di tahun 1868. Ia berhasil menulis beberapa traktat mengenai perdagangan internasional dan masalah proteksionisme.

Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi dibagi menjadi tiga macam. Antara lain prinsip produksi, distribusi dan konsumsi. Berikut penjelasan masing-masing prinsip ekonomi tersebut:

  • Prinsip Produksi

Perekonomian berperan dalam proses penghasilan sebuah produk, baik berupa barang ataupun jasa. Proses ini membutuhkan biaya, baik dari segi moril maupun materiil. Misalnya dengan terwujudnya lapangan kerja yang memproduksi suatu barang.

  • Prinsip Distribusi

Untuk prinsip ini meliputi aktivitas penyaluran atau distribusi suatu produk kepada konsumen. Umumnya aktivitas ini dilakukan dengan perhitungan waktu yang baik. Dengan demikian barang akan tiba di tempat penjualan dengan waktu yang tepat. Contohnya penyaluran buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani menuju pasar yang dilakukan dini hari dan berikutnya dijual kepada para konsumen.

  • Prinsip Konsumsi

Prinsip ekonomi ini merupakan aktivitas pemakaian atau penggunaan dari suatu produk untuk memenuhi kebutuhan. Contohnya seperti membeli cat untuk tembok rumah sehingga memenuhi kebutuhan estetika dalam diri pemilik rumah. Atau membeli komputer untuk menunjang kegiatan kerja seseorang.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi bisa dipahami sebagai alasan seseorang untuk terlibat dalam aktivitas perekonomian. Motif pada akhirnya bertujuan untuk mencapai suatu tingkat kepuasan atau kemakmuran. Ada beberapa motif yang bisa diamati dalam perekonomian.

Seperti motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Contohnya seseorang membeli beras dan sayur atau lauk untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Selain itu juga ada lagi motif untuk mencari keuntungan. Umumnya motif ini dipakai oleh para pelaku usaha yang ingin mendapat laba dari produk atau jasa yang mereka tawarkan. Di samping itu juga ada motif untuk memperoleh penghargaan maupun tolong-menolong.

Kegiatan Ekonomi

Aktivitas ekonomi atau kegiatan ekonomi adalah aktivitas yang dikerjakan orang dalam bagian ekonomi untuk menghasilkan pendapatan dalam rencana memenuhi kebutuhan hidup. Kegiatan ekonomi secara garis besar mencakup produksi, distribusi dan juga konsumsi. Ada tiga pelaku kegiatan ekonomi, yaitu kegiatan produksi, kegiatan distribusi dan kegiatan konsumsi. Berikut penjelasan masing-masing kegiatan tersebut.

  • Kegiatan Produksi

Pada intinya kegiatan produksi bertujuan untuk menghasilkan barang dan juga layanan. Aktivitas produksi juga bisa dikerjakan untuk menaikkan nilai manfaat barang dan juga layanan. Contohnya saat pengusaha furnitur mengubah kayu menjadi kursi atau meja. Maka pengusaha tersebut pada intinya melakukan aktivitas produksi karena sudah menghasilkan barang dan juga layanan.

Selain itu penerbit buku juga bisa disebut melakukan aktivitas produksi. Sebab penerbit buku menaikkan nilai manfaat dari kertas menjadi satu buku yang memiliki pengetahuan dan faedah yang lebih tinggi dibanding saat masih berupa kertas kosong.

Barang dan layanan yang dibuat dari aktivitas produksi nantinya akan didistribusikan untuk menjangkau konsumen sehingga konsumen tersebut bisa memenuhi kebutuhannya. Pelaku aktivitas produksi disebut dengan istilah produsen. Produsen merupakan pihak, tubuh usaha atau perusahaan yang melakukan aktivitas produksi. Maka dari itu produsen bukan hanya sebatas yang memiliki pabrik, namun juga yang mempunyai industri rumah tangga.

  • Kegiatan Distribusi

Barang yang sudah melalui langkah produksi juga akan siap untuk dikonsumsi. Meski begitu barang tersebut harus melewati sistem distribusi terlebih dahulu untuk meyakinkan bahwa barang tersebut ada pada saat itu serta berada di lokasi yang tepat ketika konsumen membutuhkannya. Dalam suatu perekonomian aktivitas distribusi diperlukan supaya terwujud keselarasan pada ketersediaan barang dengan keperluan. Pelaku aktivitas distribusi disebut dengan nama distributor.

Mari kita bayangkan, jika di sebuah desa menjadi penghasil buah jambu dan tidak ada jalur distribusi yang baik, maka tidak menutup kemungkinan buah hasil produksi tersebut tidak bisa menjangkau konsumen luas. Sehingga pada akhirnya buah-buah tersebut terbuang percuma dan merugikan para petani sebagai produsennya.

Selain itu jika di suatu pulau terpencil tidak ada pabrik semennya dan tidak ada jalur distribusi yang baik, maka bisa dipastikan harga semen di pulau tersebut akan menjadi sangat mahal. Sehingga masyarakat yang tinggal di sana tidak bisa atau kesulitan untuk membeli semen yang akan dipakai untuk membangun suatu bangunan.

Contoh lainnya adalah jika di suatu desa terpencil tidak ada warung kelontong. Maka setiap masyarakat harus pergi ke pasar yang jaraknya bisa jadi jauh hanya untuk membeli barang yang jumlahnya sedikit. Misalnya sabun, beras, alat tulis dan lain sebagainya. Hal terebut tentu akan meningkatkan pengeluaran masyarakat.

Lain halnya jika di suatu wilayah ada warung yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat sekitar. Sehingga penduduk sekitar tidak perlu jauh-jauh ke pasar dan mengeluarkan biaya untuk transportasi menuju ke pasar.

Kegiatan distribusi bukan merupakan aktivitas tunggal, melainkan paduan dari beragam aktivitas. Misalnya pengangkutan barang, pengepakan (pengemasan) barang, penjualan ke pedagang besar (grosir), pembelian dari produsen, penyimpanan di gudang, standarisasi kualitas barang dan lain sebagainya. Maka dari itu aktivitas ini mempunyai banyak rantai penghubung, hingga pada akhirnya barang yang dibutuhkan bisa tiba di tempat yang tepat, pada saat yang pas sehingga bisa dipakai oleh konsumen.

  • Kegiatan Konsumsi

Kegiatan konsumsi adalah satu aktivitas suntuk memakai atau mengurangi nilai manfaat barang dan layanan untuk memenuhi kebutuhan. Pelaku aktivitas konsumsi adalah konsumen. Contohnya adalah penggunaan listrik menjadi sumber daya untuk menerangi tempat tinggal pada malam hari. Selain itu pemenuhan keperluan untuk makan dan baju juga merupakan salah satu contoh dari aktivitas konsumsi.

Terlepas dari beberapa hal di atas, perekonomian memberikan kontribusi tersendiri dalam kemajuan peradaban suatu bangsa. Sehingga semakin baik perekonomian suatu negara maka akan semakin baik kehidupan masyarakatnya. Hal inilah yang menjadi salah satu pandangan dari pengertian pertumbuhan ekonomi.

Sekian informasi yang bisa kami sampaikan seputar pengertian ekonomi, berikut pendapat ahli mengenai definisi ekonoi, prinsip ekonomi, motif ekonomi hingga kegiatan ekonomi. Semoga informasi yang kami sampaikan di atas bisa bermanfaat untuk Anda.

Leave a Comment