Pengertian Iklan: Tujuan, Manfaat, Ciri-ciri, Syarat, dan Jenisnya Lengkap

Apaitupengertian.com – Dalam berbagai usaha pelaku bisnis perlu mencari cara untuk meningkatkan penjualannya. Seiring dengan berkembangnya zaman dan semakin canggihnya teknologi, ada beragam cara yang bisa ditempuh oleh pelaku usaha dalam memasarkan produknya. Yang selalu menjadi senjata andalan adalah iklan.

Anda pastinya sudah tidak asing dengan media pemasaran yang satu ini. Iklan memang menjadi salah satu hal yang sudah lama dikenal oleh masyarakat. Sampai saat ini iklan masih menjadi strategi pemasaran jitu. Hanya saja iklan bertransformasi sesuai dengan zaman.

Maka dari itu pada pembahasan kali ini kami tertarik untuk membahas lebih jauh mengenai pengertian iklan. Mungkin tidak sedikit yang bertanya-tanya atau mencari informasi mengenai apa itu iklan. Untuk menjawab pertanyaan tersebut kami akan sampaikan definisi iklan secara umum, termasuk pengertian iklan menurut para ahli.

Di samping itu juga akan kami paparkan apa saja tujuan iklan, manfaat iklan, ciri-ciri iklan, syarat iklan hingga jenis iklan yang bisa kita temui di dalam kehidupan sehari-hari. Langsung saja berikut penjelasan selengkapnya.

Pengertian Iklan

Iklan adalah suatu bentuk informasi yang dilakukan oleh seseorang, instansi atau lembaga maupun perusahaan yang berisi pesan menarik tentang suatu produk atau jasa yang ditujukan kepada masyarakat luas. Iklan dibuat dengan tujuan untuk membujuk atau mendorong masyarakat sehingga mereka tertarik untuk memakai produk atau jasa yang ditawarkan.

Umumnya iklan dipasang di berbagai media supaya bisa dilihat oleh banyak orang. Media yang dimaksud bisa media offline atau online. Contohnya pada surat kabar, majalah, tabloid, televisi, situs online, media sosial, tempat umum dan lain sebagainya.

Biasanya iklan memuat informasi non personal mengenai suatu produk atau jasa dari perusahaan, merek dan lainnya. Terkadang juga ada kompensasi biaya tertentu dalam iklan tersebut. Semua komunikasi dalam bentuk iklan memiliki tujuan menarik perhatian orang lain untuk membeli atau melakukan sesuatu yang menguntungkan pembuat iklan.

Pengertian Iklan Menurut Para Ahli

Ada cukup banyak ahli yang mengemukakan pendapat mengenai pengertian iklan. Akan tetapi kami ambil 4 pendapat yang bisa Anda jadikan referensi tambahan. Berikut adalah beberapa definisi iklan menurut para ahli.

Courtland L. Bovee

Courtland L. Bovee mengartikan iklan sebagai suatu komunikasi non-personal yang biasanya berbayar dan sifatnya persuasif mengenai suatu produk, jasa, atau ide dari sponsor yang dimuat lewat berbagai media.

Kotler

Pengertian iklan menurut Kotler adalah bentuk penyajian dan promosi suatu barang, jasa, dan ide, secara non-personal oleh suatu sponsor tertentu, dimana untuk penayangannya biasanya harus membayar suatu media.

Rhenald Kasali

Iklan adalah suatu pesan yang menawarkan sebuah produk atau jasa yang ditujukan kepada khalayak dengan melalui suatu media.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Dalam KBBI dijelaskan bahwa iklan adalah pesan atau berita yang bertujuan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang atau jasa yang ditawarkan.

Tujuan Iklan

Iklan dibuat dengan maksud dan tujuan tertentu. Secara garis besar tujuan iklan adalah untuk mendorong orang lain supaya tertarik untuk memakai produk atau jasa yang ditawarkan dalam iklan tersebut. Berikut adalah beberapa tujuan dari iklan.

  • Memberikan informasi kepada masyarakat mengenai suatu produk barang atau jasa, merek, perusahaan maupun suatu ide. Iklan memanfaatkan bahasa persuasif dengan menonjolkan keunggulan produk atau jasa yang ditawarkan.
  • Mempengaruhi orang lain yang menjadi target market untuk memakai dan membeli produk maupun jasa yang ditawarkan kepada mereka.

Manfaat Iklan

Selain memiliki beberapa tujuan, iklan juga bisa memberikan beberapa manfaat kepada pemasang iklan. Berikut adalah beberapa manfaat iklan yang didapatkan oleh pengiklan:

  • Produk atau jasa yang diiklankan akan dikenal oleh masyarakat luas.
  • Konsumen baru bisa bertambah banyak. Sehingga iklan bisa meningkatkan angka penjualan produk atau jasa yang diiklankan.
  • Keuntungan pihak pengiklan akan meningkat lantaran penjualan produk atau jasanya yang juga mengalami peningkatan.
  • Meningkatkan brand awareness suatu merek di masyarakat luas sehingga masyarakat mudah mengidentifikasi produknya.

Ciri-Ciri Iklan

Iklan memiliki ciri-ciri sehingga mudah dikenali oleh banyak orang. Dengan mengetahui karakteristiknya kita bisa mengetahui apakah pesan atau informasi yang kita baca merupakan sebuah iklan atau tidak. Ciri-ciri iklan adalah sebagai berikut:

  • Komunikatif
  • Informatif
  • Bahasanya mudah dimengerti dan diingat masyarakat
  • Menarik perhatian dan bersifat mengajak penonton/pembaca untuk membeli/menggunakan barang atau jasa yang telah diiklankan

Syarat Iklan

Iklan tidak boleh dibuat asal-asalan. Iklan perlu dibuat dengan mempertimbangkan beberapa faktor. Hal ini bertujuan supaya iklan yang dipasang bisa efektif dan efisien sehingga bisa menguntungkan bagi pengiklan. Ada beberapa syarat supaya iklan bisa dikatakan baik. Berikut adalah syarat-syarat dari iklan:

  • Kata dan bahasanya tertata dan tidak memiliki tafsir ganda.
  • Bahasa yang dipakai menarik dan mudah diingat-ingat oleh masyarakat.
  • Tidak boleh merendahkan atau menghina produk sejenis dari perusahaan lain.
  • Tidak boleh berbohong, harus apa adanya.
  • Iklan harus dibuat dengan memperhatikan tata bahasa, etika, sopan santun, target pasar, dan lain-lain.

Jenis Iklan

Kini kita masuk dalam pembahasan jenis iklan. Seiring berjalannya waktu jenis iklan mengalami perkembangan dan sangat beragam. Maka dari itu penting bagi kita untuk mengenal jenis-jenis iklan yang ada.

Secara umum jenis iklan bisa dibagi menjadi dua macam. Yakni jenis iklan berdasarkan medianya dan jenis iklan berdasarkan tujuannya. Masing-masing jenis ini masih bisa dibagi menjadi beberapa macam lagi. Berikut penjelasan selengkapnya.

Jenis Iklan Berdasarkan Medianya

Dalam jenis ini ada dua macam iklan, yakni cetak dan elektronik. Berikut penjelasan masing-masing jenis iklan ini.

Iklan Cetak

Iklan Cetak adalah iklan yang dibuat dan dipasang dengan memanfaatkan teknik cetak. Teknik ini bisa berupa letterpess, photolitography, sablon, inkjet, laser dan lain-lain.

Contoh wujud iklan cetak ini diantaranya stiker, poster, koran, majalah, baliho dan lain sebagainya. Berdasarkan luas space atau ukuran koran, majalah dan tabloid, iklan memiliki tiga wujud, yakni:

  • Iklan baris umumnya tidak lebih dari 3-4 baris, hingga luas tidak lebih dari satu kolom.
  • Iklan kolom mempunyai luas satu kolom, namun lebih tinggi dibanding iklan baris.
  • Iklan display mempunyai ukuran yang lebih luas dibandingkan dengan iklan kolom.

Iklan Elektronik

Sesuai dengan namanya, iklan elektronik adalah iklan yang memakai media berbasis elektronik. Iklan elektronik dapat dibagi menjadi beberapa macam, diantaranya:

1.  Iklan Radio

Iklan ini mempunyai karakteristik yang hanya dapat didengar lewat audio atau suara. Suara ini bisa berupa suara manusia yang teratur, musik, perpaduan suara-suara yang teratur memakai ritme yang harmonis, sound effect maupun suara-suara yang tidak beraturan atau efek suara alam.

Ada tiga macam iklan radio, antara lain:

  • Ad lib: disampaikan oleh penyiar radio secara langsung yang hanya berupa siaran suara. Umumnya durasi iklan ini tidak lebih dari 60 detik.
  • Spot: merupakan iklan yang disampaikan dengan teknik rekaman sebelumnya. Sehingga iklan ini memerlukan naskah. Durasinya berkisar 15-60 detik.
  • Sponsor program: merupakan jenis iklan yang memberikan waktu khusus kepada sponsor untuk menyampaikan pesan dengan cara membiayai suatu program acara radio.

2. Iklan Televisi

Iklan televisi memiliki beberapa karakteristik. Seperti memiliki suara, gambar dan gerak. Karena hal ini daya tarik untuk membeli produk yang ditawarkan lebih baik. Menurut wujudnya, iklan televisi dapat digolongkan menjadi 13 macam, antara lain:

  • Live action : video klip yang memadukan unsur gambar, suara dan gerak secara serempak.
  • Animation : iklan yang dibangun berdasarkan gambar-gambar kartun (2 D/3D), dapa digambar dengan keterampilan tangan atau teknologi komputer.
  • Stop Action : iklan televisi yang wujudnya berupa perpaduan antara live action dan teknik animasi sehingga menghasilkan efek dramatik iklan, dimana ilustrasi yang rumit bisa digambarkan dengan bagus dan menarik.
  • Musik : disampaikan melalui musik yang menjadi penyampai pesan. Maksudnya, iklan dibungkus di dalam alunan musik yang menjadi kekuatan pesan iklan.
  • Superimposed : iklan televisi berwujud gambar iklan yang ditontonkan di atasnya gambar lain. Di bab ini, gambar yang terlihat biasanya ditontonkan di pojok layar, sementara siaran televisi tetap berjalan.
  • Sponsor program : iklan televisi di mana pihak pengiklan atau sponsor membiayai program acara televisi tertentu dan yang menjadi imbalannya bisa menyampaikan pesan iklan dengan lebih variatif.
  • Running text : iklan di mana pesan ditampilkan keluar masuk secara perlahan, dari sisi kakan keluar sisi kiri. Biasanya running text ada di sebelah bawah layar dan acara utamanya tetap berjalan.
  • Property endorsement : iklan yang berwujud dukungan sponsor yang ditontonkan melalui berbagai bab yang digunakan menjadi kelengkapan properti siaran atau berbagai bab yang dipakai para artis atau penyiar.
  • Caption : iklan yang mirip dengan superimposed, namun pesan yang digunakan hanya berupa tulisan. Umumnya dipakai untuk mendukung iklan property endorsement.
  • Backdrop : iklan televisi di mana pesan iklan ditontonkan di latar belakang acara yang diadakan.
  • Credit Title : iklan di mana pesan iklan ditontonkan di bagian akhir ketika acara sudah selesai.
  • Ad lib : iklan televisi di mana pesan iklan disampaikan dan disiarkan melalui penyiar secara langsung. Bisa di antara satu acara dan acara lainnya atau disampaikan oleh pembawa acara.
  • Promo ad : iklan yang dibuat oleh pengelola televisi untuk mempromosikan acara-acaranya, hal ini untuk mengajak pemirsa tertarik mengenai acara yang ditayangkan. Harapannya, acara tersebut dapat dilihat oleh pemirsa yang banyak.

3. Iklan Film

Iklan film wujudnya adalah film atau sinema. Biasanya jenis iklan yang muncul adalah iklan property endorsement dan live action yang tampil sebelum film utama diputar atau dirilis. Suatu film kerap ikut mempromosikan film-film lainnya sebelum film utamanya diputar (promo ad).

4. Iklan Media Digital Interaktif (Internet)

Dalam iklan digital interaktif, jenis iklan bisa dibagi lagi menjadi beberapa kelompok, antara lain:

  • Website: merupakan iklan yang secara keseluruhan berwujud website. Iklan ini ada di semua fitur yang ada di dalam website tersebut. Biasanya suatu perusahaan sengaja membuat semua situs perusahaannya menjadi media iklan.
  • Banner dan tombol: banner yang dimaksud adalah billboard mini yang biasanya tersebar di seluruh halaman web. Sedangkan button bisanya berupa ikon berukuran kecil. Baik banner dan tombol, saat diklik akan mengarahkan seseorang ke situs dari pengiklan tersebut.
  • Sponsorship: iklan yang dibiayai pihak sponsor secara penuh di halaman pembuat situs.
  • Classified ads: iklan berwujud menyerupai iklan baris dalam koran. Biasanya iklan ini gratis.
  • E-mail advertising: iklan yang dikirimkan lewat e-mail kepada customer yang memintanya. Iklan ini berbeda dengan spam. Untuk spam adalah iklan massal di dalam e-mail yang dikirimkan oleh entitas yang tidak diketahui.

5. Iklan Luar Ruangan (Out of Home)

Iklan yang termasuk dalam kategori ini adalah iklan yang medianya meliputi audients yang ada di luar ruangan. Iklan ini muncul dan terpisah dari iklan media cetak, lalu perkembangannya dramatis. Jenis iklan ini diantaranya:

  • Iklan outdoor standar
  • Display: iklan yang dimuat di layar-layar display yang ada di luar ruangan.
  • Mobile billboard: merupakan iklan yang mengombinasikan billboard tradisional dan transit.
  • Iklan transit: adalah penjelasan dari out of home media yang mencakup iklan di bus, taksi, terminal, stasiun dan lain sebagainya.

Iklan ini berupa baliho standar hingga beragam ukuran. Bila memanfaatkan media elektronik raksasa yang dapat menggambarkan gerak, warna dan gambar yang mengeluarkan cahaya, maka iklan ini dapat disebut dengan spectaculars. Iklan ini bisa berupa gambar 2D atau 3D.

Jenis Iklan Berdasarkan Tujuannya

Iklan juga dapat dibagi berdasarkan tujuannya. Ada dua macam iklan jika dilihat dari tujuannya, yakni:

1. Iklan Komersial

Iklan komersial atau bisnis mempunyai tujuan untuk mencari keuntungan ekonomi, terutama untuk meningkatkan penjualan. Iklan komersial bisa dibagi menjadi beberapa macam lagi, yakni:

  • Iklan konsumen: dimaksudkan untuk mencari keuntungan bisnis. Pesan atau isi iklan ini ditujukan kepada konsumen akhir, yakni yang menggunakan terakhir suatu produk.
  • Iklan bisnis: merupakan iklan yang disampaikan dengan maksud mencari keuntungan ekonomi. Sasaran yang dituju adalah lembaga yang akan mengolah atau menjual produk yang telah diiklankan kepada konsumen akhir.
  • Iklan profesional: iklan yang disampaikan dengan maksud mencari keuntungan bisnis. Khalayak sasaran iklan ini adalah segmen khusus, yakni para profesional.

2. Iklan Non-Komersial

Iklan yang dipakai untuk menginformasikan, membujuk ataupun mendidik khalayak di mana tujuan akhirnya bukan mencari keuntungan ekonomi, melainkan keuntungan sosial. Keuntungan sosial yang dimaksud adalah sebagai tambahan ilmu, kesadaran masyarakat terhadap perkara yang diiklankan dan mencari citra bagus di mata masyarakat.

Sekian informasi pengertian iklan yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi yang kami sampaikan di atas bisa memberikan banyak manfaat dan tambahan wawasan untuk Anda.

Leave a Comment