Pengertian Kepemimpinan: Tujuan, Fungsi, dan Kemampuan yang Wajib Dimiliki

Apaitupengertian.com – Dalam kehidupan berkelompok atau bermasyarakat kita tidak bisa terpisah dari kepemimpinan. Contoh sederhananya adalah keluarga, dimana di dalam keluarga ada seorang suami atau ayah yang berperan sebagai kepala rumah tangga. Lalu dalam lingkup kota atau kabupaten juga ada walikota atau bupati yang berperan memimpin wilayahnya, begitu seterusnya.

Karena sangat erat dalam kehidupan kita, maka memahami kepemimpinan merupakan hal yang perlu kita lakukan. Cara paling sederhana adalah dengan membaca pengertian kepemimpinan. Dalam kesempatan ini kami akan menyampaikan materi seputar definisi kepemimpinan kepada Anda. Selain itu juga akan kami sampaikan berbagai hal yang berhubungan dengan kepemimpinan.

Seperti pengertian kepemimpinan menurut para ahli, tujuan kepemimpinan, fungsi kepemimpinan hingga contoh kepemimpinan. Seperti biasa, kita awali pembahasan ini dari pengertian kepemimpinan terlebih dulu.

Pengertian Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah sebuah kekuatan dan kemampuan dalam diri seseorang untuk mempengaruhi orang lain dalam hal bekerja yang tujuannya adalah untuk mencapai target organisasi yang telah ditentukan.

Sementara pemimpin adalah seseorang yang mendapat kepercayaan sebagai ketua atau kepala dalam sistem di sebuah organisasi ataupun perusahaan.

Dalam berbagai macam aspek, kepemimpinan menjadi hal yang krusial di suatu organisasi. Dua konsultan pengembangan diri, Jack Zenger dan Joseph Folkman menerbitkan hasil penelitian yang mereka hubungkan dengan kemampuan yang harus dimiliki oleh pemimpin. Kemampuan atau skill ini nantinya akan membuat para pemimpin sukses dalam semua bidang organisasi, tak terkecuali dalam bisnis.

Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli

Sebenarnya pengertian kepemimpinan tidak hanya sebatas yang kami sebutkan di atas. Maka dari itu kami sertakan pula beberapa pendapat ahli mengenai definisi kepemimpinan. Sehingga informasi ini bisa Anda jadikan referensi tambahan dalam memahami arti kepemimpinan.

  • Wahjosumidjo (1987:11)

Wahjosumidjo mengemukakan pendapat bahwa definisi kepemimpinan adalah kemampuan yang ada dalam diri seorang pemimpin yang berupa sifat-sifat tertentu, seperti kepribadian (personality), kemampuan (ability) dan kesanggupan (capability).

Kepemimpinan adalah rangkaian aktivitas pemimpin yang tidak bisa dipisahkan dengan kedudukan, gaya dan perilaku pemimpin tersebut, termasuk interaksi antara pemimpin, pengikut dan situasi.

  • Sutarto (1998b:25)

Sutarto mengartikan kepemimpinan sebagai rangkaian aktivitas penataan berupa kemampuan seseorang dalam mempengaruhi perilaku orang lain dalam situasi tertentu supaya bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.

  • S. P. Siagian

Definisi kepemimpinan menurut S. P. Siagian adalah kemampuan dan keterampilan seseorang saat menjabat sebagai pimpinan dalam suatu organisasi untuk mempengaruhi perilaku orang lain, khususnya bawahannya supaya berpikir dan bertindak sedemikian rupa sehingga dapat memberikan sumbangan nyata dalam pencapaian tujuan organisasi.

  • Moejiono (2002)

Pengertian kepemimpinan menurut Moejiono adalah kemampuan dalam memberikan pengaruh satu arah, sebab pemimpin mungkin mempunyai beberapa kualitas tertentu yang membuatnya berbeda dengan pengikutnya.

  • George R. Terry (1972:458)

Menurut George R. Terry kepemimpinan merupakan kegiatan mempengaruhi orang lain yang diarahkan untuk mewujudkan tujuan organisasi.

  • Stoner

Kepemimpinan merupakan sebuah proses mengarahkan dan usaha dalam mempengaruhi kegiatan yang berhubungan dengan anggota kelompok atau organisasi.

  • Jacobs dan Jacques (1990:281)

Menurut Jacobs dan Jacques kepemimpinan merupakan suatu proses memberi arti terhadap usaha kolektif, sehingga ada kesediaan untuk melakukan usaha yang diinginkan untuk mencapai tujuan.

  • Hemhiel dan Coons (1957:7)

Hemhiel dan Coons mengartikan kepemimpinan sebagai perilaku seseorang individu dalam memimpin berbagai aktivitas suatu organisasi atau kelompok dalam mencapai tujuan bersama (shared goal).

  • Ralph M. Stogdill

Ralph M. Stogdill menyampaikan pendapat bahwa kepemimpinan adalah suatu proses memberikan pengaruh terhadap berbagai kegiatan sekelompok orang yang terorganisasi dalam usaha mereka menetapkan dan mencapai target.

  • Rauch dan Behling (1984:46)

Menurut pendapat Rauch dan Behling, definisi kepemimpinan adalah proses mempengaruhi berbagai aktivitas sebuah kelompok yang diorganisasikan ke arah pencapaian tujuan.

  • Wexley dan Yuki (1977)

Wexley dan Yuki berpendapat kepemimpinan merupakan kegiatan mempengaruhi orang lain untuk lebih berusaha dalam mengarahkan tenaga dalam tugasnya, atau mengubah perilaku mereka.

Tujuan Kepemimpinan

Kita sudah membahas mengenai pengertian kepemimpinan, kini kita bahas soal tujuan kepemimpinan. Ada beberapa tujuan kepemimpinan, diantaranya:

  • Sarana untuk Mencapai Tujuan

Salah satu tujuan dari kepemimpinan adalah sebagai sarana penting untuk meraih tujuan. Dengan memperhatikan apakah tujuan tercapai atau tidak dan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut, kita bisa mengetahui jiwa kepemimpinan dari seseorang.

  • Memotivasi Orang Lain

Tujuan kepemimpinan selanjutnya adalah untuk membantu orang lain menjadi termotivasi, serta mempertahankan dan meningkatkan motivasi yang ada di dalam diri mereka. Dengan kata lain pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat memotivasi pengikut atau bawahannya untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Fungsi Kepemimpinan

Selain mempunyai beberapa tujuan, kepemimpinan juga mempunyai beberapa fungsi penting. Hal ini juga tak kalah penting untuk kita ketahui di samping memahami soal pengertian kepemimpinan. Pemimpin mempunyai fungsi yang sangat penting dalam sebuah organisasi, baik untuk keberadaannya ataupun untuk kemajuan organisasi tersebut. Lebih jelasnya berikut adalah beberapa fungsi kepemimpinan:

  • Fungsi Administratif

Yang dimaksud dalam poin ini adalah pengadaan formula kebijakan administrasi di dalam suatu organisasi. Di samping itu kepemimpinan juga berfungsi menyediakan segala fasilitas yang berkaitan dengan hal tersebut.

  • Fungsi sebagai Top Management

Fungsi sebagai top management merupakan fungsi pemimpin dalam proses aktivitas pembuatan Planning, Organizing, Staffing, Directing, Commanding, dan Controlling.

Selain dua fungsi di atas, kepemimpinan juga mempunyai fungsi lain menurut Hadari Nawawi. Berikut adalah beberapa fungsi tersebut:

  • Fungsi Instruktif

Pemimpin mempunyai peran sebagai komunikator yang bertugas menentukan apa (isi perintah), bagaimana (cara melakukan), bilamana (waktu pelaksanaan), dan di mana (tempat mengerjakan). Sehingga keputusan bisa diwujudkan secara efektif. Dengan begitu dapat diartikan bahwa orang yang dipimpin bertugas untuk melaksanakan perintah dari pemimpin.

  • Fungsi Konsultatif

Pemimpin memakai fungsi konsultatif sebagai cara berkomunikasi dua arah dalam upaya menetapkan sebuah keputusan yang memerlukan pertimbangan dan konsultasi dari orang yang dipimpinnya.

  • Fungsi Partisipasi

Pemimpin dapat melibatkan anggotanya dalam proses pengambilan keputusan, termasuk dalam melaksanakannya.

  • Fungsi Delegasi

Pemimpin bisa melimpahkan wewenangnya kepada orang lain, contohnya membuat dan menetapkan keputusan. Fungsi delegasi adalah bentuk kepercayaan seorang pemimpin kepada seseorang yang diberikan pelimpahan wewenang untuk bertanggungjawab.

  • Fungsi Pengendalian

Pemimpin dapat melakukan bimbingan, pengarahan, koordinasi dan juga pengawasan terhadap kegiatan para anggotanya.

Kemampuan yang Wajib Dimiliki Pemimpin

Jack Zenger dan Joseph Folkman menanyakan ke lebih dari 330.000 bos, rekan dan juga bawahan. Pada akhirnya mereka menyimpulkan ada 10 skill utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Seperti menginspirasi atau memotivasi, mempunyai integritas dan kejujuran dan lain sebagainya. Berikut penjelasan selengkapnya.

  • Menginspirasi dan Memotivasi

Pemimpin yang baik dapat menciptakan proyeksi masa depan. Ia akan memberikan gambaran masa depan yang menarik dan jelas serta memotivasi orang lain supaya dapat meraihnya. Memotivasi dan mendorong rekan tim menjadi tugas utama bagi seorang manajer di suatu perusahaan. Tujuannya supaya apa yang ingin dicapai oleh perusahan bisa tercapai. Ini juga termasuk bisnis yang baru berkembang.

  • Mempunyai Integritas dan Kejujuran Tinggi

Kepemimpinan juga mencakup integritas dan kejujuran yang tinggi. Pemimpin yang melakukan apa yang pernah ia katakan maka akan diikuti oleh rekan atau bawahannya. Dalam beberapa kasus, bawahan atau tim akan menanyakan beberapa pertanyaan krusial.

Merupakan hal yang penting untuk menjawabnya dengan jujur. Meski pada akhirnya mereka tidak menyukai jawaban seorang pemimpin, namun mereka bisa menerima dan melaluinya dengan baik asalkan pemimpin tetap bekerja dengan mereka.

  • Pelajari dan Selesaikan Masalahnya

Seorang pemimpin dipilih, direkrut dan dilatih untuk menuntaskan masalah dan mencari peluang pasar. Kecerdasan bukanlah satu-satunya hal yang dibutuhkan, namun juga kemampuan untuk menganalisis yang baik dan kemampuan lain yang tidak dimiliki oleh rekanan lainnya.

  • Bekerja Supaya Hasilnya Tercapai

Beberapa orang biasanya hanya menonton di belakang dan melihat prosesnya. Akan tetapi seorang pemimpin yang baik akan terjun bersama timnya supaya tujuan organisasi dapat dicapai dengan baik. Seorang pemimpin atau leader mempunyai ketekunan, patuh dan dorongan tinggi supaya targetnya tercapai di waktu yang tepat.

  • Komunikasi yang Bagus

Komunikasi seorang leader dengan timnya bisa dilakukan dengan banyak cara. Ada yang memanfaatkan teknologi online seperti Skype, email atau blog maupun telepon dan media lainnya. Sehingga dengan begitu pemimpin dan timnya tidak perlu terlalu sering bertemu untuk mencapai tujuan yang telah dibuat.

Hal yang penting bagi seorang pemimpin adalah tugas selesai dengan baik dan target yang dibuat tercapai. Apapun media komunikasi yang dipakai. Selain itu ia juga memberikan detail job yang jelas dan terus berkomunikasi dengan tim supaya pekerjaan berjalan dengan benar.

  • Mempunyai Hubungan Erat

Dalam kepemimpinan juga mencakup hubungan antar anggota. Pemimpin harus percaya pada bawahannya, begitu juga sebaliknya. Seorang pemimpin menanggung tanggungjawab yang besar atas pekerjaan timnya. Itu artinya hubungan yang baik di lingkaran mereka harus tercipta dengan baik.

  • Bersikap Profesional

Seorang pemimpin juga harus mempunyai keahlian khusus. Keahlian ini tidak lain untuk membimbing timnya.

  • Memberikan Strategi

Pemimpin juga perlu mempunyai visi jangka panjang. Ia harus tahu bagaimana menghindari kesalahan fatal yang berakibat pada perkembangan bisnis. Pemimpin terkadang juga dituntut menjadi orang yang taktis dalam menghadapi persaingan pasar.

  • Bersifat Membangun

Berdasarkan temuan Jack Zenger dan Joseph Folkman, sifat membangun juga perlu ada dalam kepemimpinan. Artinya pemimpin yang baik hendaknya terus belajar mengembangkan skill teknis dan profesionalitasnya. Mereka mencari karyawan yang paling menjanjikan dan memberikan training yang baik sehingga dapat menjadi generasi penerus perusahaan.

  • Melakukan Inovasi

Dalam bisnis, inovasi bukan menjadi barang baru. Bahkan secara tidak langsung pasar mendesak pelaku bisnis dan perusahaan untuk terus berinovasi supaya dapat bertahan di tengah kompetisi yang ketat.

Itulah materi pengertian kepemimpinan yang bisa kami sampaikan. Kepemimpinan merupakan hal yang terbilang kompleks. Sehingga kita perlu mempelajarinya. Selain sebagai tambahan wawasan, kepemimpinan menjadi hal yang tak terpisahkan dalam kehidupan kita. Pada dasarnya setiap orang mempunyai jiwa kepemimpinan. Hanya saja tinggal bergantung kepada orang itu sendiri, bagaimana ia menyikapi potensi yang ada dalam dirinya itu.

Semoga artikel pengertian kepemimpinan di atas bermanfaat untuk Anda. Sampai jumpa dalam materi selanjutnya.

Leave a Comment