Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli dan Jenis-Jenis Manajemen

Apaitupengertian.com – Dalam suatu perusahaan diperlukan adanya manajemen yang baik. Tidak hanya itu, bahkan untuk urusan terkecil pun kita butuh manajemen. Misalnya manajemen waktu supaya waktu kita tidak terbuang percuma.

Lantas apa itu manajemen? Soal pengertian manajemen ada banyak sekali ahli yang mengemukakan pendapat. Pendapat ahli tentang definisi manajemen sangat beragam. Akan tetapi pada intinya saja. Maka dari itu pada kesempatan ini kami akan berikan informasi seputar pengertian manajemen, baik secara umum, etimologi, menurut pendapat ahli, fungsi manajemen dan unsur-unsur manajemen.

Pengertian Manajemen

Secara umum manajemen adalah suatu proses untuk mengatur sesuatu yang dilakukan oleh sekelompok orang atau organisasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut dengan cara bekerjasama memanfaatkan sumber daya yang dimiliki.

Secara etimologi, manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ‘menagement’, yang berarti seni dalam mengatur dan melaksanakan. Manajemen juga bisa diartikan sebagai upaya perencanaan, pengkoordinasian, pengorganisasian maupun pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien. Efektif yang dimaksud dalam konteks ini adalah untuk mencapai tujuan sesuai dengan perencanaan dan efisien untuk melaksanakan pekerjaan dengan benar dan terorganisir.

Hani Handoko berpendapat ada tiga alasan utama mengapa manajemen dibutuhkan, yakni:

  • Manajemen diperlukan agar tujuan pribadi dan organisasi dapat tercapai
  • Berikutnya, manajemen juga diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara tujuan-tujuan, sasaran, dan kegiatan, yang saling bertentangan dari pihak yang punya kepentingan dalam organisasi.
  • Manajemen dibutuhkan untuk mencapai efisiensi dan efektivitas suatu kerja organisasi

Suatu organisasi yang sedang berkembang memerlukan manajemen dalam beberapa hal. Seperti manajemen strategi, manajemen sumber daya manusia, produksi, pemasaran dan lain-lain.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Ada cukup banyak definisi manajemen menurut pendapat ahli. Pendapat-pendapat ini memiliki perbedaan, namun pada intinya sama sehingga bisa kita jadikan referensi untuk memahami apa itu manajemen.

  • Mary Parker Follet

Mary Parker Follet menyampaikan pendapat bahwa manajemen adalah sebuah seni dalam menyelesaikan pekerjaan lewat orang lain. Dengan kata lain seorang manajer memiliki tugas untuk mengatur dan mengarahkan orang lain guna mencapai tujuan suatu organisasi.

  • George R. Terry

Pengertian manajemen menurut George R. Terry adalah sebuah proses yang khas, yang terdiri dari beberapa tindakan, seperti perencanaan, pengorganinasian, menggerakkan, dan pengawasan. Seluruh hal tersebut dilakukan untuk menentukan dan mencapai target atau sasaran yang ingin dicapai dengan memanfaatkan semua sumber daya. Termasuk sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.

  • Henry Fayol

Manajemen menurut Henry Fayol adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengawasan atau kontrol terhadap sumber daya yang ada supaya mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

  • Ricky W. Griffin

Definisi manajemen adalah sebuah proses perencanaan, proses organisasi, proses koordinasi dan proses kontrol terhadap sumber daya untuk meraih tujuan dengan efektif dan efisien. Efektif artinya tujuan bisa tercapai sesuai rencana. Sementara efisien artinya tugas dijalankan dengan benar, teroganisir, dan selesai sesuai jadwal.

  • Lawrence A. Appley

Arti manajemen menurut Lawrence A. Appley adalah sebuah keahlian yang dimiliki seseorang atau organisasi untuk menggerakkan orang lain supaya bersedia melakukan sesuatu.

  • Oey Liang Lee

Manajemen merupakan ilmu atau seni dalam perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, dan pengendalian terhadap sumber daya yang ada guna mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

  • Hilman

Manajemen bisa diartikan sebagai fungsi untuk mencapai suatu tujuan lewat perantara kegiatan orang lain serta mengawasi usaha-usaha setiap individu guna mencapai tujuan yang sama.

  • Dr. Ahuja

Manajemen menurut Dr. Ahuja adalah pihak-pihak yang menawarkan atau menyediakan jasa untuk bidang yang berkaitan dengan manajemen.

  • Renville Siagian

Definisi manajemen adalah salah satu bidang usaha yang bergerak di bidang jasa pelayanan yang dikelola oleh tenaga ahli yang terlatih dan berpengalaman.

  • Dr. Bennett N.B Silalahi, M.A

Dr. Bennett N.B Silalahi, M.A, berpendapat bahwa manajemen merupakan ilmu perilaku yang terdiri dari aspek sosial eksak, bukan dari tanggungjawab keselamatan serta kesehatan kerja baik dari sisi perencanaannya.

  • James A.F.Stoner

Menurut James A. F. Stoner, pengertian manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, leadership, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi tersebut serta penggunaan sumber daya yang tersedia di organisasi tersebut untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan organisasi sebelumnya.

Fungsi Manajemen dalam Bisnis

Fungsi manajemen merupakan elemen dasar yang harus melekat dalam manajemen sebagai acuan manajer dalam melaksanakan tugas untuk mencapai tujuan dengan cara merencanakan, mengorganisir, mengoordinasi dan mengendalikan.

Manajemen memiliki 5 fungsi utama. Seperti planning, organizing, staffing, directing dan controlling. Berikut penjelasan masing-masing fungsi manajemen.

1. Perencanaan (Planning)

Perencanaan merupakan hal yang penting dalam sebuah manajemen bisnis. Seorang manajer yang bertanggungjawab mengelola manajemen dalam suatu perusahan atau bisnis akan merencanakan dan mengevaluasi setiap tindakan yang telah maupun belum ditindaklanjuti dalam bisnis.

Perencanaan penting untuk menentukan secara keseluruhan tujuan perusahaan dan upaya untuk memenuhi tujuan tersebut. Manajer selalu bertindak sebagai seorang yang mencari alternatif dalam mencapai tujuan akhir. Hal ini mencakup rencana jangka pendek, menengah ataupun jangka panjang.

Tanpa perencanaan yang tepat dalam bisnis yang tengah berkembang akan bisa membuat bisnis tidak berjalan sebagaimana mestinya. Penyimpangan tersebut dapat berakibat pada ketidakteraturan sampai kebangkrutan.

2. Pengorganisasian (Organizing)

Fungsi lain dari manajemen adalah untuk pengorganisasian dengan membagi kegiatan besar menjadi beberapa kegiatan kecil atau serangkaian kegiatan. Tujuannya adalah untuk mempermudah manajer melakukan pengawasan yang lebih efektif dan menentukan sumber daya yang diperlukan untuk setiap kegiatan yang telah dibagi menjadi lebih efisien.

Pengorganisasian bisa lebih mudah dilakukan dengan menentukan apa tugas yang harus dikerjakan, siapa yang mengerjakan dan bagaimana cara mengerjakannya. Hal tersebut bertujuan untuk mencapai tujuan bisnis lewat proses yang lebih terorganisir atau terstruktur.

3. Penempatan (Staffing)

Fungsi penempatan atau staffing serupa dengan pengorganisasian, namun fungsi ini fokus pada sumber daya manusia. Fungsi penempatan pada manajemen berkaitan dengan penyusunan personalia pada suatu organisasi sejak dini dari merekrut tenaga kerja, pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap petugas memberi daya guna maksimal kepada organisasi.

4. Pengarahan (Directing)

Fungsi manajemen yang satu ini merupakan suatu tindakan yang mengupayakan agar setiap anggota atau kelompok bisnis dapat mencapai sasaran dan target sesuai prosedur manajerial yang telah direncanakan. Seorang manajer akan melakukan pengarahan bila terjadi masalah atau saat apa yang dikerjakan tidak sesuai dengan yang direncanakan.

Sebab tidak semua hal yang direncanakan dalam bisnis dapat diwujudkan secara nyata dalam tindakan, mengingat banyak hal yang tidak dapat diduga sebelumnya. Maka dari itu fungsi manajemen sebagai pengarahan supaya apa yang dilakukan sumber daya masih berada di jalur yang semestinya.

5. Pengawasan (Controlling)

Fungi pengawasan berhubungan dengan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja sumber day perusahaan.

Manajer secara aktif akan melakukan pengawasan terhadap sumber daya yang sudah diorganisasi sebelumnya serta memastikan apa yang dikerjakan sesuai dengan yang direncanakan. Adanya kesalahan atau penyimpangan dalam menjalankan tugas bisa dikoreksi untuk menjadi pelajaran pada perencanaan tahap berikutnya.

Klasifikasi dari masing-masing sumber daya juga penting untuk menjadi bagian klasifikasi. Sehingga tidak menimbulkan dominasi dari manajer saja. Bisnis yang baik adalah bisnis yang anggotanya bisa bekerjasama secara tim dan berjalan secara simultan. Beberapa hal yang wajib terpenuhi untuk melakukan pengawasan adalah:

  • Jalur  (routing): manajer harus menetapkan jalur untuk memperkecil resiko kesalahan yang terjadi
  • Penetapan waktu (scheduling): manajer harus memiliki waktu rutin untuk melakukan pengawasan, misalnya saja satu bulan satu kali atau dua kali
  • Perintah pelaksanaan (dispatching): manajer memiliki sikap untuk mendorong dan memerintah agar setiap sumber daya menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan
  • Tindak lanjut (follow up): manajer melakukan evaluasi dan memberikan solusi dari segala yang permasalahan yang terjadi selama proses mencapai tujuan untuk meminimalisisr terjadinya kesalahan yang sama.

Unsur-Unsur Manajemen

Dalam membangun sistem manajerial yang baik, maka diperlukan unsur-unsur manajemen di dalamnya. Semua unsur tersebut saling melengkapi satu sama lain. bila salah satu unsur tidak ada, maka bisa berdampak pada hasil keseluruhan pencapaian suatu organisasi. Berikut adalah unsur-unsur manajemen:

  • Manusia (Human)

Faktor penentu dalam manajemen tidak lain adalah manusia. Sebab manusia lah yang membuat tujuan dan melakukan proses pencapaian tujuan tersebut. Dengan kata lain proses kerja tidak bisa terjadi jika tidak terdapat unsur manusia di dalamnya.

  • Uang (Money)

Uang adalah unsur manajemen yang sangat berpengaruh lantaran hasil kegiatan bisa diukur dari jumlah yang beredar di suatu perusahaan. Unsur uang bisa menjadi alat dalam rangka pencapaian tujuan dengan penggunanya yang diperhitungkan secara rasional. Pemakaian uang dalam suatu perusahaan umumnya untuk biaya operasional, seperti gaji pegawai, pembelian dan perawatan peralatan kantor, dan peralatan lainnya yang dibutuhkan oleh perusahaan.

  • Materials (Bahan)

Bahan dalam unsur manajemen terdiri dari raw material atau bahan setengah jadi dan bahan jadi. Unsur material menjadi faktor penting dalam dunia usaha lantaran hasil yang baik hanya dapat tercapai bila ada material yang baik.

  • Mesin (Machines)

Mesin juga sangat dibutuhkan manusia untuk melakukan suatu pekerjaan yang sulit menjadi lebih mudah dan cepat. Pemakaian mesin bisa meningkatkan hasil dan keuntungan serta membuat proses kerja menjadi lebih efektif dan efisien.

  • Metode (Methods)

Proses pelaksanaan kerja bisa berjalan dengan baik jika dilakukan dengan metode yang benar. Suatu metode kerja perlu mempertimbangkan sasaran, waktu, fasilitas dan kegiatan bisnis. Tidak hanya itu, metode yang tepat juga harus dipahami oleh manusia yang menjalankannya. Artinya suatu metode hanya bisa berjalan dengan baik jika manusia juga ikut terlibat di dalamnya.

  • Pasar (Market)

Proses pemasaran produk merupakan unsur manajemen yang sangat penting bagi suatu perusahaan. Bila tidak ada pemasaran maka barang tidak akan laku terjual. Suatu bisnis dapat menguasai pasar jika menawarkan produk yang berkualitas dan sesuai dengan minat maupun daya beli konsumen. Maka dari itu proses pemasaran berhubungan erat dengan kualitas barang yang ditawarkan.

Macam-Macam Manajemen

Dalam penerapan ilmu manajemen di kehidupan sehari-hari, ada banyak contoh yang bisa kita jumpai sesuai dengan bidangnya. Berikut adalah macam-macam manajemen yang bisa kita temui:

  • Manajemen Strategi
  • Manajemen Administrasi Perkantoran
  • Manajemen Biaya
  • Manajemen Organisasi
  • Manajemen Personalia dan Administrasi
  • Manajemen Perusahaan
  • Manajemen Pemasaran
  • Manajemen Produksi
  • Manajemen Keuangan
  • Manajemen Waktu
  • Manajemen Organisasi
  • Manajemen Komunikasi
  • Manajemen Pendidikan
  • Manajemen Konstruksi
  • Manajemen Agribisnis
  • Manajemen Stress
  • Manajemen Sumber Daya Manusia
  • Manajemen Risiko
  • Manajemen Rantai Pasokan
  • Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Manajemen Hubungan Masyarakat (Humas)
  • Dan lain-lain

Demikian informasi yang bisa kami sajikan seputar pengertian manajemen menurut para ahli. Semoga informasi yang kami sampaikan di atas bisa memberikan pengetahuan tambahan untuk Anda.

Leave a Comment