Pengertian Masyarakat dan Masyarakat Multikultural, Ciri-Ciri, Unsur, Serta Jenisnya

Apaitupengertian.com – Dalam kehidupan kita tidak bisa terlepas dari orang lain. Merupakan fitrah manusia yang saling membutuhkan satu sama lain. Maka dari itu manusia cenderung selalu hidup berkelompok atau bermasyarakat.

Lalu apa itu masyarakat? Apa ciri-ciri masyarakat? Untuk menjawab pertanyaan tersebut kami akan membahas lebih jauh seputar pengertian masyarakat. Berikut hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat.

Pengertian Masyarakat

Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang hidup bersama-sama di suatu tempat atau wilayah dan membentuk sebuah sistem. Baik semi terbuka maupun semi tertutup, dimana interaksi yang terjadi di dalamnya adalah antara individu-individu yang ada di dalam kelompok tersebut.

Secara etimologi, masyarakat berasal dari bahasa Arab ‘musyarak’ yang berarti hubungan atau interaksi. Sehingga masyarakat bisa diartikan sebagai suatu kelompok manusia yang hidup bersama-sama di suatu tempat dan saling berkomunikasi dalam komunitas yang teratur.

Suatu masyarakat terbentuk lantaran setiap manusia memakai pikiran, perasaan dan hasrat untuk bereaksi terhadap lingkungannya. Hal ini menunjukkan bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain.

Pengertian Masyarakat Menurut Para Ahli

Sesudah membahas pengertian masyarakat secara umum, kini kita bahas definisi masyarakat menurut para ahli. Ada beberapa pendapat yang bisa dijadikan referensi tambahan.

  • Paul B. Harton

Menurut Paul B. Harton, pengertian masyarakat adalah sekumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu relatif cukup lama, mendiami suatu wilayah tertentu, memiliki kebudayaan yang sama, dan melakukan sebagian besar kegiatan dalam kelompok manusia tersebut.

  • Ralp Linton

Masyarakat merupakan sekelompok manusia yang hidup dan bekerjasama cukup lama, sehingga mereka bisa mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-batas yang dirumuskan secara jelas.

  • John J. Macionis

John J. Macionis berpendapat bahwa masyarakat adalah orang-orang yang berinteraksi dalam suatu wilayah tertentu dan memiliki budaya bersama.

  • Soerjono Soekanto

Menurut Soerjono Soekanto masyarakat merupakan proses terjadinya interaksi sosial. Suatu interaksi sosial tidak akan mungkin terjadi jika tidak memenuhi dua syarat, yaitu interaksi sosial dan komunikasi.

Soerjono menerangkan ada ciri-ciri dari masyarakat. Seperti manusia yang hidup bersama di suatu lingkungan yang sama, sekurang-kurangnya terdiri dari dua orang. Kriteria berikutnya adalah bercampur atau bergaul dalam waktu yang cukup lama. Berkumpulnya manusia akan menciptakan manusia-manusia baru. Sebagai akibat dari hidup bersama, muncullah sistem komunikasi yang mengatur hubungan antar manusia.

  • Selo Sumardjan

Menurut Selo Sumardjan masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan suatu kebudayaan.

  • Marion Levy

Marion Levy menjelaskan ada empat kriteria yang harus ada supaya suatu kelompok bisa disebut sebagai masyarakat. Seperti kemampuan bertahan yang melebihi masa hidup seorang anggota kelompok dan perekrutan seluruh ataupun sebagian anggota kelompok melalui reproduksi atau dari proses kelahiran.

  • Emile Durkheim

Masyarakat adalah kenyataan objektif dari orang-orang yang merupakan anggotanya.

  • Abdul Syani

Masyarakat adalah berkumpul, bersama, hidup bersama dengan saling berhubungan dan saling mempengaruhi.

  • Richard T. Schaefer dan Robert P.

Masyarakat bisa diartikan sebagai sejumlah besar orang yang tinggal di wilayah yang sama, relatif independen dari orang-orang di luar itu dan mempunyai budaya yang relatif sama.

  • John J. Macionis

Masyarakat merupakan orang-orang yang berinteraksi dalam sebuah wilayah tertentu dan memiliki budaya bersama.

  • Gillin & Gillin

Masyarakat merupakan manusia yang memiliki kebiasaan tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang diikat oleh bersamaan.

  • Harton Haunt

Masyarakat adalah suatu organisasi manusia yang saling berhubungan.

Ciri-Ciri Masyarakat

Masyarakat dapat dikenali lewat karakteristik yang ada di dalamnya. Berikut adalah ciri-ciri masyarakat yang bisa dikenali:

  • Berada di Wilayah Tertentu

Ciri pertama adalah berada di wilayah tertentu. Seperti yang telah dijelaskan di atas, kelompok masyarakat mendiami suatu wilayah tertentu secara bersama-sama dan mempunyai suatu sistem yang mengatur hubungan antar individu.

  • Hidup Secara Berkelompok

Manusia merupakan makhluk sosial dan akan selalu membentuk kelompok berdasarkan kebutuhan bersama. Kelompok manusia ini akan semakin besar dan berubah menjadi suatu masyarakat yang saling tergantung satu sama lain.

  • Terdapat Suatu Kebudayaan

Kebudayaan hanya tercipta jika ada masyarakat. Aka dari itu sekelompok manusia yang sudah hidup bersama dalam rentang waktu tertentu akan melahirkan sebuah kebudayaan yang selalu mengalami penyesuaian serta diwariskan secara turun-temurun.

  • Terjadi Perubahan

Suatu masyarakat akan mengalami perubahan dari waktu ke waktu lantaran pada dasarnya masyarakat bersifat dinamis. Perubahan yang ada di dalam masyarakat akan disesuaikan dengan kebudayaan yang sebelumnya sudah ada.

  • Terdapat Interaksi Sosial

Interaksi sosial akan selalu terjadi dalam suatu masyarakat. Interaksi tersebut dapat terjadi jika individu-individu saling bertemu satu dengan lainnya.

  • Terdapat Pemimpin

Aturan dan norma diperlukan dalam suatu masyarakat supaya kehidupan harmonis bisa terwujud. Untuk itu dibutuhkan pemimpin untuk menindaklanjuti hal-hal yang sudah disepakati sehingga dapat berjalan sebagaimana mestinya

  • Terdapat Stratafikasi Sosial

Di dalam masyarakat akan terbentuk golongan tertentu dengan sendirinya, baik berdasarkan tugas dan tanggungjawab, maupun religiusitasnya. Dalam hal ini stratafikasi dilakukan dengan menempatkan individu pada posisi tertentu sesuai dengan keahlian dan kemampuannya.

Unsur Masyarakat

Di dalam masyarakat terdapat beberapa unsur penting. Berikut adalah unsur-unsur dalam masyarakat:

  • Sekumpulan Orang Banyak

Dalam hal ini orang banyak adalah sekelompok orang yang berada di suatu wilayah tertentu. Berikut adalah karakteristik orang banyak:

  1. Terbentuk karena adanya suatu pusat perhatian bersama.
  2. Terjadi tanya-jawab di sekitar objek yang menjadi pusat perhatian.
  3. Proses terbentuknya membutuhkan waktu lama.
  4. Adanya perasaan sebagai satu kesatuan.
  • Golongan

Pengelompokan dilakukan di dalam masyarakat menurut karakteristik yang dimiliki, baik yang bersifat objektif maupun subjektif. Ciri-ciri golongan diantaranya:

  1. Terdapat perbedaan status dan peran.
  2. Terdapat pola interaksi yang beragam.
  3. Terjadi distribusi hak dan kewajiban masing-masing anggota.
  4. Terdapat sanksi dan penghargaan.
  • Perkumpulan (Asosiasi)

Perkumpulan merupakan kesatuan banyak individu yang terbentuk secara sadar dan memiliki tujuan tertentu yang ingin diraih. Pembentukan asosiasi dilakukan menurut kepentingan, tujuan, minat, pendidikan, agama dan profesi.

  • Kelompok

Kelompok adalah unsur masyarakat yang lebih kecil. Berikut adalah beberapa karakteristik kelompok:

  1. Terdapat struktur, kaidah, dan pola tertentu.
  2. Terdapat interaksi antar anggota kelompok.
  3. Adanya kesadaran setiap anggota bahwa mereka adalah bagian dari suatu kelompok.
  4. Terdapat faktor pengikat, yaitu kepentingan, tujuan, ideologi, nasib, dari setiap anggota.

Jenis Masyarakat

Secara umum masyarakat bisa dibagi menjadi dua macam, yakni masyarakat primitif dan masyarakat modern. Penjelasan selengkapnya bisa Anda simak di bawah ini.

  • Masyarakat Primitif/Sederhana

Masyarakat primitif merupakan jenis masyarakat yang di dalamnya belum terjadi perkembangan yang berarti di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam kehidupan mereka. Biasanya masyarakat ini terisolasi dan sangat jarang berinteraksi dengan masyarakat lain di luar komunitas mereka.

Masyarakat primitif atau masyarakat sederhana mempunyai beberapa ciri-ciri, antara lain:

  1. Masyarakatnya masih miskin ilmu dan harta.
  2. Masih berpatokan kepada budaya nenek moyang.
  3. Menolak budaya asing di dalam komunitasnya.
  4. Pemimpinnya dipilih berdasarkan garis keturunan.
  • Masyarakat Modern

Masyarakat modern adalah jenis masyarakat yang sudah mengenal ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru, serta sudah menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Umumnya masyarakat sangat terbuka dengan hal-hal baru dan sering berinteraksi dengan masyarakat luar.

Berikut adalah ciri-ciri dari masyarakat modern:

  1. Masyarakatnya sangat terbuka dengan hal-hal baru.
  2. Setiap individu di dalam masyarakat modern sangat menghargai waktu.
  3. Pemimpin dipilih berdasarkan kemampuannya.
  4. Lebih mengandalkan logika dan tindakan rasional.
  5. Masyarakatnya terdiri dari berbagai suku dan golongan.

Jenis Masyarakat Dilihat dari Cara Terbentuknya

Jenis masyarakat juga bisa dibedakan berdasarkan cara terbentuknya. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai jenis masyarakat dilihat dari cara terbentuknya.

  • Masyarakat Natur

Merupakan masyarakat yang terjadi dengan sendirinya, seperti gerombolan atau suku yang bertalian karena hubungan darah atau keturunan.

  • Masyarakat Kultur

Merupakan masyarakat yang terjadi sebab kepentingan keduniaan atau kepercayan.

Jenis Masyarakat Dilihat dari Sudut Antropologi

Dilihat dari sudut antropologi, masyarakat dapat dibagi menjadi dua macam, yakni:

  • Masyarakat Kecil

Masyarakat yang belum begitu kompleks, belum mengenal pembagian kerja, belum mengenal tulisan maupun teknologi canggih.

  • Masyarakat Kompleks

Masyarakat ini sudah menjalankan spesialisasi dalam berbagai bidang masyarakat karena pengetahuan modern, serta teknologi yang sudah maju.

Kebutuhan Masyarakat

Pada dasarnya masyarakat menganut sistem adaptif atau mudah menyesuaikan diri dengan keadaan. Maka dari itu masyarakat merupakan wadah untuk memenuhi segala kepentingan, termasuk untuk bertahan hidup. Di samping itu masyarakat juga memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi supaya masyarakat bisa hidup secara terus-menerus. Berikut adalah kebutuhan masyarakat:

1) Masyarakat membutuhkan adanya populasi (population replacement)
2) Masyarakat membutuhkan informasi
3) Masyarakat membutuhkan energi
4) Masyarakat membutuhkan materi
5) Masyarakat membutuhkan sistem komunikasi
6) Masyarakat membutuhkan sistem produksi
7) Masyarakat membutuhkan sistem distribusi
8) Masyarakat membutuhkan sistem organisasi sosial
9) Masyarakat membutuhkan sistem pengendalian sosial
10) Masyarakat membutuhkan perlindungan terhadap ancamaan yang tertuju pada jiwa dan harta bendanya.

Pengertian Masyarakat Multikultural

Masyarakat multikultural adalah istilah yang dipakai untuk menggambarkan pandangan seseorang mengenai berbagai kehidupan di bumi maupun kebijakan yang menekankan penekanan keagamaan budaya dan berbagai segi nilai-nilai masyarakat, sistem, politik dan adat istiadat yang mereka pegang masing-masing.

Beberapa ahli mempunyai pandang tersendiri mengenai definisi masyarakat multikultural, terutama yang berhubungan dengan budaya dan kemungkinan dibatasi oleh konsep nilai atau sarat maupun kepentingan tertentu.

  • S. Furnival

Furnival mengatakan bahwa masyarakat multikultural adalah masyarakat yang terdiri dari dua ataupun lebih komunitas atau kelompok yang secara kultural dan ekonomi terfragmentasi. Selain itu, masyarakat multikultural mempunyai struktur kelembagaan yang berbeda satu sama lain, namun mereka masih dalam satu lingkup lingkungan.

  • Nasikun

Nasikun menjelaskan bahwa masyarakat multikultural merupakan masyarakat yang terdiri dari dua atau lebih dari tatanan sosial, masyarakat atau kelompok yang secara kultural, ekonomi dan politik dipisahkan dan mempunyai struktur kelembagaan dan berbeda satu sama lain.

  • Clifford Geertz

Masyarakat multikultural terbagi menjadi beberapa subsistem embrio itu sendiri dan terikat dalam ikatan primordial.

  • Pierre L Van den Berghe

Dijelaskan bahwa masyarakat majemuk mempunyai beberapa karakteristik. Seperti mengalami segmentasi ke dalam kelompok subkultur yang berbeda antara satu dengan lainnya. Di samping itu masyarakat ini mempunyai struktur sosial yang dibagi menjadi lembaga non komplementer.

Masyarakat ini juga kurang mengembangkan konsensus di antara anggota, relatif sering bertentangan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya dan adanya dominasi politik satu kelompok dari kelompok lainnya.

Lalu apa yang dimaksud dengan multikultural? Ada beberapa ahli yang menyampaikan pendapat mengenai apa itu multikultural.

  • Azyumardi Azra

Multikulturalisme merupakan pandangan dunia yang kemudian bisa diterjemahkan ke dalam berbagai kebijakan mengenai kebudayaan yang menekankan penerimaan realitas pluralitas agama dan multikultural yang berada dalam kehidupan masyarakat.

  • Lawrence Blum

Multikulturalisme mencakup pemahaman, apresiasi dan penilaian budaya seseorang serta penghormatan dan keingintahuan mengenai budaya etnis orang lain.

  • Suparlan

Multikultural merupakan sebuah ideologi yang mengakui dan mengagungkan perbedaan dalam kesetaraan baik individu dan juga budaya.

Sekian informasi yang bisa kami sampaikan mengenai pengertian masyarakat. Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan Anda, terutama yang penasaran mengenai definisi masyarakat.

Semoga informasi yang kami sampaikan di atas dapat menjawab pertanyaan Anda seputar masyarakat. Mulai dari definisi masyarakat, ciri-ciri masyarakat, unsur masyarakat hingga jenis masyarakat

Leave a Comment