Pengertian Sistem Operasi, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya Lengkap

Apaitupengertian.com – Jika Anda familiar dengan PC atau smartphone, maka Anda pasti sudah pernah mendengar istilah sistem operasi atau dalam bahasa Inggris disebut Operating System (OS). Hanya saja mungkin Anda belum begitu paham mengenai hal tersebut.

Sistem operasi merupakan salah satu bagian yang perlu dipelajari oleh orang yang bergelut di dunia teknologi informasi. Sistem operasi lazim ditemui pada komputer maupun smartphone. Akan tetapi seiring berjalannya waktu sistem operasi juga bisa ditemui pada gadget lain, seperti smartwatch.

Untuk komputer, sebagian besar masyarakat lebih akrab dengan sistem operasi Windows besutan Microsoft. Sedangkan untuk smartphone ada Android atau iOS yang dibenamkan pada smartphone iPhone. Akan tetapi macam sistem operasi tidak hanya itu saja. Masih ada sistem operasi lain yang lazim dipakai oleh pabrikan dan secara tidak sadar kita pakai dalam kehidupan sehari-hari.

Maka dari itu kami akan membahas lebih jauh mengenai pengertian sistem operasi atau SO. Tidak hanya membahas mengenai definisi sistem operasi saja, kami juga akan membahas mengenai fungsi sistem operasi, hingga macam-macam sistem operasi yang bisa kita temui.

Pengertian Sistem Operasi

Sistem operasi adalah salah satu perangkat lunak atau software yang berperan dalam mengatur atau mengontrol kerja perangkat keras atau hardware. Selain itu sistem operasi juga berfungsi menjalankan aplikasi atau suatu software yang ada dalam suatu sistem komputer.

Bisa disebutkan bahwa operating system mengendalikan operasi dasar dan memastikan sistem dalam komputer bisa berjalan sebagaimana mestinya. Sistem operasi memungkinkan suatu aplikasi bisa berjalan. Maka dari itu sistem operasi disebut juga dengan istilah essential component. Artinya komputer dan sistemnya hanya dapat bekerja dengan adanya sistem operasi, kecuali bila komputer sedang dalam keadaan booting.

Dapat diketahui bahwa sistem operasi pada dasarnya merupakan penghubung antara perangkat keras dengan perangkat lunak. Ketika komputer dihidupkan pertama kali, maka yang sedang berjalan adalah sistem operasi. Dan saat komputer sudah menyala, program dan aplikasi baru bisa dijalankan.

Pada intinya sistem operasi merupakan sistem yang berada di lapisan pertama, dimana memori hard disk diletakkan. Saat ini ada banyak sistem operasi yang beredar. Mulai dari Linux, Windows hingga Mac OS.

Pengertian Sistem Operasi Menurut Para Ahli

Ada beberapa pengertian sistem operasi menurut para ahli. Berikut penjelasan selengkapnya.

  • Iim Rusyams

Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem termasuk menjalankan program aplikasi.

  • M. Suyanto

Sistem operasi adalah suatu sistem yang terdiri dari komponen-komponen software yang berfungsi untuk mengontrol seluruh kegiatan dalam komputer.

  • Abas A. Pangera

Sistem operasi adalah suatu sistem yang terdiri dari komponen-komponen kerja dan memuat metode kerja yang dipakai untuk memanfaatkan mesin sehingga dapat bekerja sesuai yang diinginkan.

Fungsi Sistem Operasi

Sebagai suatu software penting dalam komputer, sistem operasi mempunyai sejumlah fungsi penting. Yang jika sistem operasi tidak ada maka komputer tidak dapat menjalankan program dan fungsinya. Berikut adalah beberapa fungsi dari sistem operasi.

  • Menjalankan Operasi Dasar

Fungsi utama dari sistem operasi adalah menjalankan operasi dasar pada komputer. Sistem ini dinilai sebagai komponen penting yang mendasari kerja perangkat lunak atau software lainnya. Sebelum aplikasi bisa dijalankan dan berfungsi dalam komputer, sistem operasi lah yang memungkinkan aplikasi tersebut bisa berjalan dan dioperasikan oleh pengguna komputer.

  • Mengatur Kerja Hardware dan Software

Selain menjalankan operasi dasar, sistem operasi juga berfungsi sebagai Resource Manager dalam suatu komputer. Artinya sistem operasi berfungsi mengontrol fungsi perangkat keras. Mulai dari memori, hard disk, CPU dan berbagai perangkat keras lainnya.

Tidak hanya itu, sistem operasi juga bertanggungjawab dalam mengatur fungsi software. Dengan begitu software bisa terhubung dengan perangkat keras.

  • Wadah Program atau Aplikasi

Aplikasi yang ada dalam komputer memang tersimpan dalam perangkat penyimpanan. Akan tetapi sebenarnya aplikasi tersebut berada di dalam sistem operasi. Aplikasi itu melekat pada sistem operasi dan tidak bisa berfungsi tanpa adanya sistem operasi itu sendiri.

Secara analogi, sistem operasi merupakan suatu lantai dimana suatu barang diletakkan supaya barang itu bisa dipakai. Misalnya sebuah meja yang diletakkan di atas lantai, meja itu tidak akan bisa dipakai bila tidak ada lantai sebagai dasarnya.

  • Menyajikan Tampilan

Tampilan yang kita lihat pada layar komputer ataupun smartphone sebenarnya adalah hasil dari pengolahan sistem operasi. Dengan kata lain, sistem operasi memudahkan aplikasi berjalan, sekaligus menampilkan pada monitor layar komputer atau menerjemahkan bahasa pemrograman yang bersumber dari CPU.

Kemudian hal tersebut ditampilkan dalam bentuk grafis, teks ataupun tampilan lainnya sehingga lebih mudah untuk dipahami oleh pengguna. Sistem operasi juga berperan sebagai suatu interface atau media tatap muka antara pengguna dengan perangkat keras yang dipakai.

  • Mengoordinasi Kerja Perangkat Komputer

Di samping mengatur perangkat keras dan perangkat lunak supaya terhubung satu sama lain, sistem operasi juga berfungsi mengoordinasi berbagai hal di dalam komputer, khususnya menyusun program yang sifatnya kompleks menjadi lebih sederhana dan berurutan. Sistem operasi memudahkan sebuah aplikasi sehingga bisa bekerja dengan efisien.

  • Mengoptimalkan Fungsi Komputer

Sistem operasi juga berfungsi untuk mengoptimalkan penggunaan keras maupun perangkat lunak. Contohnya dalam hal mengatur waktu berfungsinya CPU, pencarian data yang tersimpan dalam memori harddisk maupun mengatur waktu yang dipakai untuk koneksi dalam terminal.

  • Mengawasi dan Melindungi Jalannya Suatu Fungsi Program

Sistem operasi juga bisa memberikan hak kepada pengguna untuk mengakses komputer, menjalankan suatu program dan mengendalikan siapa saja yang dapat mengakses program tersebut. Hal ini disebut juga dengan istilah Gate Keeper. Tidak hanya memberikan hak kepada user dalam mengakses sistem atau program, sistem operasi juga bisa mengawasi segala hal yang dilakukan pengguna dalam mengakses sistem program dalam komputer.

Seluruh file yang tersimpan dalam komputer juga dilindungi oleh sistem operasi dan hanya dapat diakses oleh orang yang berhak mengaksesnya atau mempunyai kendali pada suatu perangkat komputer.

Macam-Macam Sistem Operasi

Ada cukup banyak sistem operasi yang bisa kita temui. Selain itu juga ada sistem operasi yang merupakan pecahan dari sistem operasi lain. berikut adalah beberapa macam sistem operasi yang lazim ditemui.

  • Android

Sistem operasi yang satu ini sudah pasti Anda kenal. Sistem operasi yang identik dengan ‘robot hijau’ ini memang banyak diadopsi pada smartphone keluaran terbaru. Hampir semua ponsel pintar yang beredar di pasaran saat ini menggunakan Android sebagai sistem operasinya.

Pada dasarnya sistem operasi ini berbasis Linux yang dirancang khusus untuk dipakai pada perangkat mobile berlayar sentuh. Contohnya pada smartphone maupun komputer tablet. Sistem operasi Android awalnya dikembangkan oleh Android, Inc dengan dukungan dana dari Google. Lalu pada akhirnya Google membelinya pada tahun 2005. Di tahun 2007 Google resmi merilis Android.

Kelebihan

1. Bersifat open source
2. Didukung oleh aplikasi yang melimpah dari Google play store
3. Multitasking
4. Mendukung USB Mass Storage

Kekurangan

1. Penggunaan baterai boros
2. Rawan malware

Tingkatan versi OS Android

Android cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich, Jelly Bean Kitkat, Lollipop, Marsmallow, Nougat dan OS android Oreo.
  • Microsoft Windows

Windows merupakan sistem operasi terpopuler di Indonesia. Sebagian besar PC atau notebook yang beredar di pasaran atau dipakai dalam instansi maupun perusahaan memakai sistem operasi buatan Bill Gates ini.

Windows merupakan sistem operasi dengan GUI atau tampilan antar muka yang mudah dipahami. Maka dari itu banyak orang yang menggunakan sistem operasi ini. Pada mulanya Windows merupakan sistem operasi berbasis teks yang diberi nama MS-DOS. Untuk menjalankan suatu fungsi atau program pengguna harus memasukkan baris perintah.

Windows versi 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983. Akan tetapi baru dijual pada November 1985, atau dua tahun setelahnya. Hingga saat ini sudah ada banyak versi Windows yang dirilis. Hingga tulisan ini dibuat Microsoft telah menghadirkan sistem operasi Windows 10 yang pertama kali hadir pada 29 Juli 2015. Berbagai perkembangan hadir pada Windows 10 dengan tetap mempertahankan fungsi pokoknya sebagai sistem operasi komputer.

  • Linux

Selain Windows, juga ada sistem operasi Linux yang diperkenalkan pertama kali oleh Linus Torvalds pada tahun 1991. Sistem operasi ini berjenis open source. Artinya sistem operasi ini bisa dimodifikasi dan didistribusikan kembali oleh siapa saja dengan bebas. Umumnya distro Linux bisa diunduh secara gratis, tidak seperti Windows yang harus membeli lisensi terlebih dahulu.

Pada umumnya pengguna Linux memasang dan melakukan konfigurasi sendiri pada konfigurasi sistem. Selain itu pengguna sistem operasi Linux kebanyakan merupakan orang yang paham mengenai teknologi.

Linux kadang diidentikkan dengan dunia hacker atau geek. Akan tetapi seiring berjalannya waktu anggapan tersebut mulai memudar. Ada berbagai distro yang menggunakan basis Linux. Seperti Ubuntu, Fedora, Backtrack, Mandriva, Slackware, Debian, CentOS, Red Hat, Mint dan lain sebagainya. Beberapa distro Linux ini memiliki tampilan grafis yang tak kalah menarik dari milik Windows dan juga mudah dipahami.

  • Mac OS

Sistem operasi ini merupakan buatan dari perusahaan mendiang Steve Jobs, Apple. Mac OS ini diciptakan khusus untuk komputer Macintosh atau juga disebut dengan istilah Mac. Sistem operasi ini mempunyai versi terbaru yang diberi nama OS X. di samping itu ada beberapa versi yang sudah dihadirkan Apple. Seperti versi Lion 2011, Mountain Lion 2012, Mavericks 2013 ,Yosemite 2014, El Capitan yang dirilis pada 2015.

Pengguna sistem operasi Mac OS bisa dibilang lebih rendah dari Windows. Hal ini bukan tanpa alasan. Selain hanya terpasang pada komputer Mac saja, harga perangkat iMac, Macbook dan perangkat lainnya tergolong mahal. Maka dari itu tidak semua orang bisa membelinya.

  • Windows Phone

Selain Android, ada juga sistem operasi lain untuk ponsel, yakni Windows Phone. Sistem operasi ini dikembangkan oleh Microsoft dan merupakan pengganti platform Windows Mobile. Windows Phone pertama kali dirilis untuk global pada Oktober 2010 dan dirilis di Asia di awal 2011.

Sistem operasi ini menjadi OS utama pada ponsel Nokia. Hanya saja seiring berjalannya waktu Windows Phone kalah saing dengan Android maupun iOS. Pada akhirnya sistem operasi ini berhenti dan ditinggalkan.

  • iOS

iOS merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Apple untuk iPhone dan iPod Touche. Selain itu iOS juga dikembangkan untuk perangkat Apple lainnya. Seperti iPad dan Apple TV. Sama seperti Mac OS, iOS hanya bisa ditemui pada perangkat-perangkat buatan Apple saja. Tidak seperti Android yang dipakai oleh berbagai vendor smartphone.

Leave a Comment